Trump Tuding Pejabat Era Obama Bocorkan Rahasia Rudal Hipersonik ke Rusia dan China

Jum'at, 10 Desember 2021 - 16:11 WIB
loading...
A A A
Pada September 2020, Gedung Putih telah mengakui jika AS berusaha mengejar ketertinggalan mereka dari China dan Rusia dalam urusan teknologi hipersonik.

Pada bulan Juli lalu, China melakukan uji coba senjata hipersonik dengan rudal yang ditembakkan dengan kecepatan lima kali kecepatan suara. Kendaraan luncur hipersonik - sebuah pesawat ruang angkasa dengan kemampuan untuk membawa hulu ledak nuklir - menembakkan rudal di tengah penerbangan di atas Laut Cina Selatan, membuat ilmuwan Pentagon merasa kecolongan.

Para ahli di Darpa - lembaga penelitian lanjutan Pentagon, merasa bingung bagaimana China mampu menentang batasan fisika untuk menembakkan senjata dari kendaraan yang melaju dengan kecepatan hipersonik, Financial Times melaporkan.

Baca juga: AS Akui Berlomba dengan China Bangun Senjata Hipersonik Paling Mematikan

China dilaporkan telah mengerjakan senjata hipersonik alih-alih rudal balistik antarbenua biasa, yang bergerak dalam busur yang dapat diprediksi dan dapat dilacak oleh radar, menurut CBS.

Senjata hipersonik jauh lebih sulit ditangkap radar karena bergerak lebih dekat ke permukaan planet.

Kepala Staf Gabungan AS Jenderal John Hyten menyebut mereka sebagai senjata yang digunakan pertama kali dan percaya bahwa China suatu hari nanti dapat menggunakan teknologi itu untuk meluncurkan serangan nuklir kejutan ke AS.

"Mereka terlihat seperti senjata yang digunakan pertama kali," kata Hyten kepada CBS News. "Seperti itulah senjata-senjata itu bagiku," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved