Joe Biden Sebut AS Tidak Akan Tempatkan Pasukan di Ukraina

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:36 WIB
loading...
A A A
“Tetapi gagasan bahwa Amerika Serikat akan menggunakan kekuatan secara sepihak untuk menghadapi Rusia yang menginvasi Ukraina tidak dalam kartu saat ini,” tuturnya seperti dikutip dari Metro.us, Kamis (9/12/2021).

Dia mengatakan dia menjelaskan kepada Putin selama pembicaraan mereka bahwa akan ada konsekuensi ekonomi seperti sebelumnya jika Rusia menginvasi Ukraina, dan dia yakin Putin mendapatkan pesannya.

Biden memperingatkan Putin bahwa Barat akan memaksakan tindakan ekonomi dan tindakan lain yang kuat di Moskow jika menyerbu, sementara Putin menuntut jaminan bahwa NATO tidak akan memperluas ke timur.

Baca juga: Ini Komentar Tegas AS tentang Rencana Invasi Ukraina oleh Rusia

Tidak ada pihak yang berbicara tentang terobosan setelah panggilan video selama dua jam itu, tetapi keduanya setuju untuk terus berbicara tentang apa yang disebut Kremlin sebagai “situasi konfrontatif yang kompleks ini.”

“Kami sepakat kami akan melanjutkan diskusi ini dan kami akan melakukannya secara substantif. Kami akan bertukar ide kami dalam waktu dekat. Rusia akan menyusun ide-idenya secara harfiah dalam beberapa hari mendatang, dalam waktu seminggu kami akan memberikan ini kepada pihak AS untuk dipertimbangkan,” kata Putin kepada wartawan.

Dalam komentar publik pertamanya sejak percakapan itu, Putin mengatakan itu "provokatif" untuk mengajukan pertanyaan apakah Rusia berencana untuk menyerang Ukraina, dan sekali lagi menuduh Kiev dan NATO mengancam keamanan Rusia.

“Kami tidak boleh tidak khawatir tentang prospek kemungkinan masuknya Ukraina ke NATO, karena ini pasti akan diikuti oleh pengerahan kontingen militer, pangkalan, dan senjata yang mengancam kami di sana,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved