PM Imran Khan: Pakistan Tak Toleransi Kekerasan Atas Nama Agama!

Rabu, 08 Desember 2021 - 03:07 WIB
loading...
PM Imran Khan: Pakistan...
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (kiri) bersama Malik Adnan, pria yang mencoba menyelamatkan manajer pabrik asal Sri Lanka yang dibakar hidup-hidup oleh massa buruh. Foto/PID via Gulf News
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Imran Khan pada Selasa (7/12/2021) menegaskan bahwa Pakistan tidak menoleransi tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama. Dia memastikan pelaku kekerasan atas nama agama akan ditindak.

Khan menyerukan tindakan bersama dari negara, komunitas agama, guru dan masyarakat sipil untuk membasmi momok ekstremisme dari masyarakat.

Baca juga: Brutal, Massa Buruh Bakar Hidup-hidup Manajer Pabrik karena Turunkan Poster Ayat Alquran

Dia membuat pernyataan itu pada acara belasungkawa yang diadakan di Kantor Perdana Menteri di Islamabad untuk menghormati Priyantha Kumara, manajer pabrik asal Sri Lanka, yang dibakar hidup-hidup oleh massa buruh hingga tewas. Korban dibunuh setelah dituduh melakukan penistaan agama karena mencopot poster partai terlarang yang diklaim memuat ayat Alquran.

Para menteri Pakistan juga menghadiri acara tersebut dan menyatakan solidaritas dan simpati dengan keluarga Kumara dan rakyat serta pemerintah Sri Lanka. PM Imran Khan meletakkan karangan bunga pada potret Kumara di kantor Perdana Menteri.

Dalam investigasi polisi, manajer pabrik asal Sri Lanka itu dibunuh secara brutal oleh massa buruh di Sialkot setelah dua pekerja yang menyimpan dendam membuat hasutan dengan menuduh korban melakukan penistaan agama.

PM Imran Khan menggambarkan insiden mengerikan itu sebagai "hari memalukan bagi Pakistan" dan bersumpah untuk membawa pelakunya diseret ke pengadilan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Fantastis! Bangladesh...
Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun
Rekomendasi
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Berita Terkini
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved