Rusia Tolak Sewakan Pulau yang Disengketakan dengan Jepang

Selasa, 07 Desember 2021 - 16:07 WIB
loading...
A A A
Trutnev juga menyatakan perlunya membuat museum di pulau itu untuk memperingati warisan masa perang.

“Salah satu pertempuran terakhir dan terpenting dari Perang Dunia Kedua di Timur Jauh terjadi di Shumshu,” katanya, seraya menambahkan bahwa ratusan tentara Angkatan Darat Soviet kehilangan nyawa mereka.

Baca juga: PM Rusia Kunjungi Kepulauan Pasifik yang diklaim Jepang, Tokyo Marah Besar

Perang Soviet-Jepang berakhir pada September 1945, beberapa bulan setelah Nazi Jerman menyerah. Uni Soviet kemudian mengambil alih Sakhalin Selatan dan Kepulauan Kuril. Tokyo dan Moskow masih belum menyelesaikan klaim atas kepulauan itu, yang sekarang dimiliki Rusia, dan tidak pernah menandatangani perjanjian damai setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua.

Pada bulan Oktober, Perdana Menteri Jepang yang baru terpilih, Fumio Kishida, mengatakan bahwa Jepang tidak akan setuju untuk menandatangani perjanjian damai dengan Rusia jika kedua negara tidak dapat menyelesaikan sengketa teritorial mereka atas Kuril Selatan, kumpulan dari empat pulau – Iturup, Kunashir, Shikotan dan Habomai – yang merupakan bagian dari Jepang sebelum Perang Dunia II.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved