Badan Intelijen Paling Ditakuti di Dunia, Nomor 1 Jumlah Agennya Terbanyak

Senin, 06 Desember 2021 - 19:34 WIB
loading...
Badan Intelijen Paling...
Sejumlah patung mengilustrasikan para agen intelijen KGB di KGB Espionage Museum. Foto/befreetour.com
A A A
WASHINGTON - Setiap negara umumnya memiliki badan intelijen khusus untuk kepentingan negaranya. Dalam mencapai tujuannya, agen rahasia ini bertugas dengan berbagai cara, seperti melakukan kegiatan mata-mata, mencuri data, melakukan propaganda, dan lain sebagainya.

Banyak agen rahasia yang telah melakukan hal tidak terduga dan menggagalkan operasi penting yang dianggap akan merugikan negara asal agen tersebut.

Tidak bisa dipungkiri, ada beberapa organisasi intelijen yang ditakuti oleh negara lain karena berbagai faktor. Melansir berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya.

1. Office of Strategic Services (OSS), Amerika Serikat

Dikenal sebagai cikal bakal dari CIA, OSS hanya sempat beroperasi selama tiga tahun, sejak 1942 hingga 1945. Namun, meskipun hanya sebentar, badan intelijen ini mampu menyelesaikan seluruh tugas-tugas penting sebelum berhenti beroperasi.

OSS diketahui pernah mempekerjakan 24.000 orang untuk menjadi agen hingga karyawan pengelola dokumen untuk memata-matai Jerman selama Perang Dunia II berlangsung.

2. Central Intelligence Agency (CIA), Amerika Serikat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved