Colin Powell Dukung Biden, Sebut Trump Bohong Sepanjang Waktu

Senin, 08 Juni 2020 - 07:13 WIB
loading...
A A A
"Saya sangat senang dengan apa yang dikatakan Jenderal (John) Allen dan semua jenderal lainnya, yang dikatakan laksamana dan para diplomat katakan. Kami memiliki konstitusi dan kami harus mengikuti konstitusi ini, dan presiden telah menjauh darinya," kata Powell, yang dilansir Senin (8/6/2020).

Powell menjelaskan bahwa dia menganggap sikap dan komentar Trump berbahaya, dari teori konspirasi birther seputar kewarganegaraan Presiden Barack Obama saat itu, hingga status imigran yang menghina, ibu-ibu Gold Star, mendiang Senator John McCain."Dan siapa pun yang berani berbicara menentangnya," ujarnya.

"Satu kata yang harus saya gunakan—sehubungan dengan apa yang dia lakukan selama beberapa tahun terakhir—adalah kata yang tidak akan pernah saya gunakan sebelumnya dan saya tidak akan pernah menggunakan salah satu dari empat presiden tempat saya bekerja; Dia berbohong. Dia berbohong tentang banyak hal. Dan dia lolos begitu saja, karena orang tidak akan menganggapnya bertanggung jawab," paparnya.

Powell menjelaskan bahwa dia memandang protes Black Lives Matter saat ini sebagai tanda bahwa negara Amerika semakin bijak terhadap retorika Trump dan mengalami titik balik ketika pemilihan presiden 2020 memanas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Tuduh China Pegang...
Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved