Bos Mossad dan Menhan Israel Tekan AS untuk Serang Iran
Senin, 06 Desember 2021 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
Pada dasarnya, Republik Islam menuntut penghapusan semua sanksi terkait program nuklir—yang bahkan melampaui apa yang diakui pemerintahan Barack Obama—, sementara juga ingin mengantongi dan mempertahankan sebagian besar kemajuan nuklirnya yang telah dibuat sejak pertengahan 2019 dengan pelanggaran aktivitas sentrifugal canggih.
Dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Kamis, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan kekuatan dunia harus menghentikan negosiasi dan memberlakukan tindakan tegas terhadap Iran.
Pada hari Jumat, Blinken sendiri mengatakan bahwa putaran terakhir pembicaraan nuklir Iran berakhir karena Republik Islam Iran "tampaknya tidak serius."
Pada hari Kamis, kepala Mossad menyatakan bahwa badan intelijen Israel akan menggagalkan setiap upaya oleh Teheran untuk memiliki senjata nuklir.
“Iran tidak akan memiliki senjata nuklir—tidak di tahun-tahun mendatang, tidak akan pernah. Ini adalah komitmen pribadi saya: Ini adalah komitmen Mossad,” kata Barnea.
Dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Kamis, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan kekuatan dunia harus menghentikan negosiasi dan memberlakukan tindakan tegas terhadap Iran.
Pada hari Jumat, Blinken sendiri mengatakan bahwa putaran terakhir pembicaraan nuklir Iran berakhir karena Republik Islam Iran "tampaknya tidak serius."
Pada hari Kamis, kepala Mossad menyatakan bahwa badan intelijen Israel akan menggagalkan setiap upaya oleh Teheran untuk memiliki senjata nuklir.
“Iran tidak akan memiliki senjata nuklir—tidak di tahun-tahun mendatang, tidak akan pernah. Ini adalah komitmen pribadi saya: Ini adalah komitmen Mossad,” kata Barnea.
Lihat Juga :