Bos Pentagon Sebut AS Siap Bela Taiwan Hadapi Kebangkitan Militer China

Minggu, 05 Desember 2021 - 10:45 WIB
loading...
Bos Pentagon Sebut AS...
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin. Foto/NY1
A A A
WASHINGTON - China dengan cepat memperkuat kemampuan nuklirnya, tetapi Washington siap menghadapi persaingan dan juga akan berupaya mendukung kemampuan Taiwan untuk mempertahankan diri. Hal itu dikatakan oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin.

Berbicara di Forum Pertahanan Nasional Reagan pada hari Sabtu, Austin mengatakan bahwa AS tetap berkomitmen pada kebijakan "satu-China", tetapi siap untuk menolak segala upaya untuk menggunakan kekuatan terhadap pulau itu.

"Washington siap menghadapi kebangkitan militer China dengan keyakinan dan tekad dan bekerja untuk mendukung kemampuan Taiwan untuk mempertahankan diri," kata Menteri Pertahanan AS itu seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Ketegangan dengan China Meningkat, AS Lipatgandakan Pasukan di Taiwan

Austin juga mengatakan bahwa China dengan cepat membangun persenjataan nuklirnya, yang bertujuan untuk membawanya ke setidaknya 1.000 hulu ledak pada tahun 2030.

Austin merinci bahwa AS tidak berusaha membangun NATO Asia atau koalisi anti-China, dan tidak mencari Perang Dingin baru atau dunia yang terbagi menjadi blok-blok kaku, tetapi menginginkan kawasan Indo-Pasifik yang damai di mana semua negara bebas dari paksaan.

Menurut kepala Pentagon itu, Washington mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko dalam hubungan dengan China dan tertarik pada saluran komunikasi terbuka antara militer dan diplomat kedua negara.

Baca juga: China Berang Tak Diundang KTT Bikinan AS, Menteri Taiwan: Wujudkan Dulu Demokrasimu

Amerika Serikat telah meningkatkan kerja sama dengan Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, sementara China telah memperkuat penyebaran jet tempur ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan.

Taiwan telah diperintah secara independen dari China sejak 1949. China memandang pulau itu sebagai provinsinya, sementara otoritas pulau menyatakan bahwa itu adalah negara otonom.

Diplomat senior AS dan Uni Eropa mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada hari Jumat bahwa Washington dan Uni Eropa tertarik untuk memperdalam kerja sama dengan Taiwan berdasarkan kebijakan "satu-China" dan mempertahankan status quo di Selat Taiwan.

Baca juga: Taiwan: China Coba Lemahkan Kami dengan Kirim Misi Militer Berulangkali
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved