Setahun Tidak Ganti Sepatu, Bocah 15 Tahun Dikeluarkan dari Sekolah

Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:58 WIB
loading...
Setahun Tidak Ganti Sepatu, Bocah 15 Tahun Dikeluarkan dari Sekolah
Seorang bocah asal Inggris dikeluarkan dari sekolah karena tidak ganti sepatu selama setahun. Foto/Mirror
A A A
LONDON - Seorang bocah asal Inggris dikeluarkan dari sekolah karena alasan yang sepele. Bocah 15 tahun itu dikeluarkan dari sekolah karena tidak pernah mengganti sepatunya selama setahun.

Keputusan pihak sekolah ini membuat murka orang tua sang bocah. Damion Norbury, dari Middleton, mengatakan bahwa sepatu yang dikenakan putranya Jayden tidak memiliki "kesamaan" dengan pelatih dan merasa sikap dari pohak sekolah, Newhouse Academy, di Heywood tidak dapat diterima.

Norbury mengungkapkan sang anak, Jayden, telah memakai sepatu itu sejak awal tahun ajaran. Namun pada 2 Desember pihak sekolah mengirimnya pulang.

“Dia memakainya sepanjang tahun dan pada hari Selasa, sekolah memutuskan bahwa mereka adalah pelatih," kata Norbury kepada Manchester Evening News yang dilansir dari Mirror, Sabtu (4/12/2021).

“Sama sekali tidak ada kemiripan dengan sepatu pelatih, saya tidak mengerti dari mana asalnya. Saya mengadakan pertemuan pada hari Selasa dan saya merasa tidak dihargai dengan cara mereka berbicara kepada saya," imbuhnya.

Baca juga: 3 Tewas dalam Penembakan di Sekolah AS, Tersangka Berusia 15 Tahun Ditahan

“Saya bilang dia senang dengan sepatu yang dia punya dan dia nyaman dengan itu. Jadi mereka memutuskan apakah mereka akan mengecualikannya dalam jangka waktu tertentu atau memberinya pengecualian internal," tuturnya.

“Dia pergi ke sekolah keesokan harinya dan mereka mencoba memberinya pengecualian internal yang dia tolak, jadi mereka mengirimnya pulang dengan pengecualian jangka waktu tetap tetapi belum memberi tahu kami berapa lama," sambungnya.

“Dia (Jayden) cukup terganggu olehnya, dia cerdik, dia murid yang brilian, menyelesaikan semua pekerjaannya dengan standar yang bagus dan sekarang ini menghalangi dia mendapatkan nilai bagus,” tukasnya.

Norbury mengatakan bahwa dia paling khawatir sekarang tentang pendidikan putranya karena dia sedang belajar untuk GCSE atau ijazah akademis yang khusus menilai berdasarkan mata pelajaran tertentu dan pengecualian dapat mengganggunya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1976 seconds (11.252#12.26)