Ukraina: Rusia Mungkin Luncurkan Serangan Besar pada Januari

Jum'at, 03 Desember 2021 - 22:17 WIB
loading...
Ukraina: Rusia Mungkin...
Tentara Amerika Serikat, Georgia, dan Bulgaria mengikuti latihan militer di Bulgaria, 31 Mei 2021. AS ancam jatuhkan sanksi besar pada Rusia jika serang Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Rusia mungkin melakukan intervensi militer skala besar di wilayah Donbass, Ukraina, pada akhir Januari, dan itu bisa melibatkan sekitar 94.300 tentara. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Ukraina Aleksey Reznikov pada hari Jumat (3/12/2021).

Berbicara kepada Parlemen di Kiev, Reznikov mengatakan bahwa perkiraannya tentang waktu pasukan Rusia dapat mencapai kesiapan eskalasi adalah bulan pertama tahun depan dan menjuluki intervensi militer sebagai "skenario yang mungkin."

Komentar menteri pertahanan itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas dugaan penumpukan militer di perbatasan Rusia-Ukraina.

Baca juga: Gabungan 4.000 Pangeran, Kekayaan Keluarga Kerajaan Arab Saudi Kalahkan Orang Terkaya Sejagat

Saran tentang kemungkinan konflik bersenjata telah didorong oleh sejumlah media Barat, termasuk CBS News Amerika, yang melaporkan bahwa kemungkinan serangan militer meningkat “karena cuaca semakin dingin.”

“Sekarang ada 41 kelompok batalyon-taktis di sekitar Ukraina dan di Crimea yang diduduki sementara,” kata Reznikov kepada Parlemen.

"Jumlah total pasukan yang dapat digunakan untuk eskalasi di wilayah Rusia, serta di wilayah yang diduduki sementara, saat ini diperkirakan 94.300," ujarnya, seperti dilansir Russia Today.

Kremlin secara konsisten membantah bahwa mereka berencana untuk menyerang Ukraina.
Namun, pada hari Kamis, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin; Dmitry Peskov, menggambarkan "kemungkinan permusuhan" masih tinggi.

“Ini menjadi perhatian dan kekhawatiran khusus bagi kami,” katanya.

Pada hari yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Victoria Nuland memperingatkan bahwa Moskow akan menghadapi sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya jika menggunakan militernya melawan Ukraina.

“Kami tegas dalam mengirim pesan ke Moskow, bahwa jika bergerak lagi untuk mengacaukan Ukraina secara internal atau menggunakan kekuatan ini untuk memasuki negara itu, itu akan disambut dengan langkah-langkah ekonomi berdampak tinggi, yang belum pernah kami gunakan sebelumnya, dari seluruh negara [NATO],” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved