Abraham Lincoln, Presiden AS yang Hapuskan Perbudakan

Sabtu, 04 Desember 2021 - 00:00 WIB
loading...
A A A
Ia memang menentang praktik perbudakan dengan terang-terangan. Namun, tidak gegabah mengejar kebijakan anti perbudakan dalam sistem politik di Illinois, AS.

Lincoln resmi menjadi presiden pada 4 Maret 1861. Sekitar 2 tahun setelahnya, yakni pada 1 Januari 1863, Lincoln mendeklarasikan Proklamasi Emansipasi yang anti perbudakan.

Ia memerintahkan para tentara membantu membebaskan semua budak yang masih ada di negara pemberontak. Jika ditotal, ada 3 juta budak yang saat itu bisa bebas dan dijamin kebebasannya oleh konstitusi.

Presiden Abraham Lincoln tewas dibunuh pada 14 April 1865 oleh John Wilkes Booth, seorang aktor terkenal. Booth membunuh Lincoln di Ford’s Theatre, Washington DC.

Melansir situs berita History, Lincoln ditembak dengan pistol, tepat di bagian kepalanya. Penonton yang kala itu hadir justru menganggap bahwa hal tersebut adalah bagian dari pertunjukan.

Namun teriakan istri Lincoln, Mary Todd Lincoln, memperjelas bahwa itu adalah kejadian nyata. Sementara itu, Booth berhasil melarikan diri dengan menunggangi kudanya meskipun mengalami patah kaki saat berupaya melarikan diri.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Berita Terkini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved