Dikunjungi Macron, UEA Borong 80 Jet Tempur Prancis Rp227,7 Triliun
Jum'at, 03 Desember 2021 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan Parlemen Prancis, UEA adalah pelanggan terbesar kelima untuk industri pertahanan Prancis dengan nilai 4,7 miliar euro dari 2011-2020.
Prancis telah menghadapi kritik setelah beberapa senjata ini digunakan di Yaman, di mana Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi memerangi pemberontak Houthi yang didukung Iran dalam perang yang telah menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Kontrak Bersejarah
Ketika pesanan 80 jet tempur Rafale ditandatangani hari ini, Macron bertemu dengan Sheikh Mohammed di situs Expo Dubai. Itu adalah adalah yang terbesar yang dibuat secara internasional untuk pesawat itu sejak mulai beroperasi pada tahun 2004.
Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly menyebutnya sebagai "kontrak bersejarah" yang akan berkontribusi langsung pada stabilitas regional. Rafales model F4, yang saat ini sedang dikembangkan, akan dikirim mulai tahun 2027.
Dengan mengambil alih pesawat tempur, yang dibangun oleh Dassault Aviation, UEA mengikuti jejak saingannya di Teluk; Qatar, yang telah membeli 36 pesawat, dan Mesir yang memesan 24 pesawat pada 2015 dan 30 pesawat lagi pada awal tahun ini.
Prancis telah menghadapi kritik setelah beberapa senjata ini digunakan di Yaman, di mana Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi memerangi pemberontak Houthi yang didukung Iran dalam perang yang telah menciptakan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Kontrak Bersejarah
Ketika pesanan 80 jet tempur Rafale ditandatangani hari ini, Macron bertemu dengan Sheikh Mohammed di situs Expo Dubai. Itu adalah adalah yang terbesar yang dibuat secara internasional untuk pesawat itu sejak mulai beroperasi pada tahun 2004.
Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly menyebutnya sebagai "kontrak bersejarah" yang akan berkontribusi langsung pada stabilitas regional. Rafales model F4, yang saat ini sedang dikembangkan, akan dikirim mulai tahun 2027.
Dengan mengambil alih pesawat tempur, yang dibangun oleh Dassault Aviation, UEA mengikuti jejak saingannya di Teluk; Qatar, yang telah membeli 36 pesawat, dan Mesir yang memesan 24 pesawat pada 2015 dan 30 pesawat lagi pada awal tahun ini.
Lihat Juga :