Omicron Menyebar, Kasus Baru Covid-19 di Afrika Selatan Melonjak
Jum'at, 03 Desember 2021 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
“Gambaran lengkap di Afsel tidak akan jelas, sampai orang menjadi sangat sakit, sehingga mereka harus pergi ke rumah sakit yang umumnya baru akan dilakukan tiga atau empat minggu kemudian," kata Prof Salim Abdool Karim dari Gugus Tugas Afrika untuk Coronavirus.
Baca: CEO Moderna Peringatkan Vaksin Kehilangan Khasiat Karena Omicron
"Tetapi, umpan balik yang kami dapatkan dari lapangan adalah bahwa benar-benar tidak ada tanda bahaya - kami tidak melihat sesuatu yang berbeda secara dramatis. Apa yang kami lihat adalah apa yang biasa kami lihat," katanya kepada program Newsday BBC.
Wartawan BBC Pumza Fihlani di kota terbesar Afrika Selatan, Johannesburg, mengatakan, bahwa restoran dan supermarket tetap ramai menjelang liburan Natal dan Tahun Baru. Orang-orang membicarakan varian baru - tetapi sejauh ini hanya ada sedikit kepanikan dan menurut para ilmuwan, seharusnya tidak ada.
Afsel adalah negara pertama yang melaporkan varian baru yang sangat bermutasi. NICD mengatakan, lebih dari 70% dari semua genom virus yang diurutkan bulan lalu adalah varian baru.
Baca: CEO Moderna Peringatkan Vaksin Kehilangan Khasiat Karena Omicron
"Tetapi, umpan balik yang kami dapatkan dari lapangan adalah bahwa benar-benar tidak ada tanda bahaya - kami tidak melihat sesuatu yang berbeda secara dramatis. Apa yang kami lihat adalah apa yang biasa kami lihat," katanya kepada program Newsday BBC.
Wartawan BBC Pumza Fihlani di kota terbesar Afrika Selatan, Johannesburg, mengatakan, bahwa restoran dan supermarket tetap ramai menjelang liburan Natal dan Tahun Baru. Orang-orang membicarakan varian baru - tetapi sejauh ini hanya ada sedikit kepanikan dan menurut para ilmuwan, seharusnya tidak ada.
Afsel adalah negara pertama yang melaporkan varian baru yang sangat bermutasi. NICD mengatakan, lebih dari 70% dari semua genom virus yang diurutkan bulan lalu adalah varian baru.
Lihat Juga :