Kapal Perang Rusia dan AL ASEAN Manuver Bersama di Indonesia

Kamis, 02 Desember 2021 - 09:24 WIB
loading...
Kapal Perang Rusia dan...
Kapal perang Admiral Panteleyev mewakili Rusia dalam latihan Angkatan Laut bersama ASEAN di lepas pantai Sumatra Utara, Indonesia. Foto/Yuri Smityuk/TASS
A A A
JAKARTA - Latihan militer pertama Rusia dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dibuka di Indonesia pada hari Rabu (1/12/2021). Dalam manuver bersama ini, Moskow diwakili kapal perang Admiral Panteleyev.

Upacara pembukaan latihan militer gabungan tersebut dihadiri oleh Duta Besar Rusia untuk ASEAN Alexander Ivanov dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobyeva.

Baca juga: Apa Itu 9 Dash Line? Dasar China Protes Latihan Militer Indonesia di Natuna

"Latihan-latihan ini tentang perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan ini," kata Ivanov. "Kami membuka halaman baru dalam kemitraan strategis kami," katanya lagi, yang dilansir kantor berita TASS, Kamis (2/12/2021).

Latihan Angkatan Laut Rusia-ASEAN di perairan teritorial Indonesia berlangsung di lepas pantai Sumatra Utara akan berlangsung hingga 3 Desember 2021.

Kapal perang anti-kapal selam Admiral Panteleyev mewakili Rusia dalam manuver gabungan tersebut. Manuver akan berjalan dalam dua tahap, yakni virtual dan manuver Angkatan Laut.

Rusia dan ASEAN mengadakan pertemuan puncak (KTT) keempat mereka melalui konferensi video pada 28 Oktober 2021 lalu. KTT itu bertepatan dengan peringatan 30 tahun hubungan antara Rusia dan ASEAN yang dirayakan tahun ini.

KTT mengadopsi sejumlah dokumen yang bertujuan untuk lebih mengembangkan kemitraan strategis. Para pemimpin kemudian menyetujui keputusan untuk mengadakan manuver Angkatan Laut Rusia-ASEAN yang pertama.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved