Rusia dan China Dituduh Serang Satelit AS Setiap Hari dengan Cara Ini
Rabu, 01 Desember 2021 - 12:42 WIB
loading...
Satelit Rusia Cosmos 2542 membuntuti satelit Amerika Serikat USA245 di orbit Bumi. Foto/Michael Thompson
A
A
A
WASHINGTON - Satelit-satelit Amerika Serikat (AS) yang berada jauh di luar orbit Bumi menghadapi rentetan ancaman yang hampir konstan dari teknologi Rusia dan China. Ancaman itu pun semakin memburuk.
Tuduhan itu diungkapkan perwira tinggi Angkatan Luar Angkasa AS Jenderal David Thompson, dilansir Daily Mail, Selasa (30/11/2021).
Perlombaan senjata di luar angkasa antara AS, Rusia dan China terus memanas dalam beberapa tahun terakhir bahkan ketika para pejabat di Washington memperingatkan situasi seperti itu berbahaya.
Baca juga: Elon Musk Ungkap SpaceX Terancam Bangkrut, Ternyata Ini Sebabnya
“Ancaman benar-benar tumbuh dan berkembang setiap hari. Dan itu benar-benar evolusi aktivitas yang telah terjadi sejak lama," ungkap Jenderal David Thompson kepada Washington Post dalam artikel yang diterbitkan pada Selasa.
Baca juga: AS Akui Berlomba dengan China Bangun Senjata Hipersonik Paling Mematikan
Thompson adalah wakil kepala operasi luar angkasa pertama Angkatan Luar Angkasa AS, setelah sebelumnya menjabat lebih dari tiga dekade di Angkatan Udara.
Tuduhan itu diungkapkan perwira tinggi Angkatan Luar Angkasa AS Jenderal David Thompson, dilansir Daily Mail, Selasa (30/11/2021).
Perlombaan senjata di luar angkasa antara AS, Rusia dan China terus memanas dalam beberapa tahun terakhir bahkan ketika para pejabat di Washington memperingatkan situasi seperti itu berbahaya.
Baca juga: Elon Musk Ungkap SpaceX Terancam Bangkrut, Ternyata Ini Sebabnya
“Ancaman benar-benar tumbuh dan berkembang setiap hari. Dan itu benar-benar evolusi aktivitas yang telah terjadi sejak lama," ungkap Jenderal David Thompson kepada Washington Post dalam artikel yang diterbitkan pada Selasa.
Baca juga: AS Akui Berlomba dengan China Bangun Senjata Hipersonik Paling Mematikan
Thompson adalah wakil kepala operasi luar angkasa pertama Angkatan Luar Angkasa AS, setelah sebelumnya menjabat lebih dari tiga dekade di Angkatan Udara.
Lihat Juga :