WHO Peringatkan Varian Omicron Timbulkan Risiko Global Sangat Tinggi

Senin, 29 November 2021 - 18:50 WIB
loading...
WHO Peringatkan Varian...
Pelancong dites Covid-19 di Bandara Sydney, Australia, 29 November 2021. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan dunia bersiap menghadapi varian baru Covid Omicron. WHO mendesak semua negara meningkatkan vaksinasi untuk kelompok rentan.

WHO merilis penjelasan teknis tentang Omicron yang diklasifikasikan sebagai varian mengkhawatirkan (VOC) pada Jumat. "Risiko global secara keseluruhan terkait dengan VOC Omicron baru dinilai sangat tinggi," papar laporan itu dilansir pada Senin (29/11/2021).

Badan tersebut menggambarkan, “Omicron sebagai varian dengan jumlah mutasi yang tinggi, beberapa di antaranya mungkin terkait potensi pelepasan kekebalan dan penularan yang lebih tinggi.”



Pada saat yang sama, WHO mencatat bahwa "masih ada ketidakpastian yang cukup besar" mengenai jenis virus baru.



Badan tersebut mendesak negara-negara meningkatkan pemantauan mereka terhadap semua varian virus corona, termasuk Omicron, dan meningkatkan vaksinasi “secepat mungkin,” terutama dalam hal mencakup kelompok prioritas tinggi dan rentan.

“Langkah-langkah seperti pemakaian masker dan menjaga jarak fisik tetap penting dalam perang melawan pandemi,” ungkap pernyataan WHO.

Juga dikenal sebagai varian B.1.1.529, Omicron pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada Rabu. Varian itu kemudian ditemukan di negara-negara seperti Australia, Inggris, Belgia, dan Kanada.

Munculnya strain baru mendorong Israel dan Jepang menutup perbatasan mereka terhadap warga negara asing.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ikuti Langkah Trump,...
Ikuti Langkah Trump, Argentina Keluar dari WHO
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 12.000 Orang Butuh Evakuasi Medis dari Gaza
WHO Kutuk Serangan Israel...
WHO Kutuk Serangan Israel terhadap Rumah Sakit di Gaza Utara
Israel Serbu Rumah Sakit...
Israel Serbu Rumah Sakit Kamal Adwan, WHO Kehilangan Kontak dengan Personelnya
WHO Kolaborasi dengan...
WHO Kolaborasi dengan Arab Saudi dalam Inisiatif Kartu Kesehatan Haji
WHO Evakuasi 97 Pasien...
WHO Evakuasi 97 Pasien dari Gaza, Operasi Terbesar sejak Genosida Israel
Kepala WHO Sebut Periode...
Kepala WHO Sebut Periode Vaksinasi Polio di Gaza Tidak Mungkin Cukup
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
4 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
7 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
7 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
8 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
9 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
10 jam yang lalu
Infografis
Rusia Peringatkan AS...
Rusia Peringatkan AS Risiko Bentrokan Secara Langsung
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved