Situs Buddha Bamiyan di Tangan Taliban: Dulu Dibom, Kini Jadi Objek Wisata Rp71.000

Senin, 29 November 2021 - 09:50 WIB
loading...
A A A
Omar kemudian memberikan beberapa pernyataan yang bertentangan tentang penghancuran patung-patung Buddha, pertama dengan alasan bahwa dia melakukannya karena frustrasi sehingga Barat tampaknya lebih peduli tentang nasib patung daripada tentang orang Afghanistan. Namun, kemudian dilaporkan bahwa dia menyatakan: "Muslim harus bangga menghancurkan berhala, dan mereka diledakkan sesuai dengan hukum Islam."

UNESCO telah meminta Taliban untuk melestarikan apa yang tersisa dari situs Bamiyan dan lainnya di seluruh negeri. Badan PBB itu menyatakan pada bulan Agustus bahwa sangat penting bagi masa depan Afghanistan untuk menjaga dan melestarikan landmark ini tersebut.

Sementara pemerintah baru Taliban telah menampilkan dirinya kepada dunia sebagai lebih moderat daripada Taliban tahun 1990-an, masa depan Buddha Bamiyan sebagai objek wisata belum pasti.

Gubernur wilayah itu, mantan narapidana Teluk Guantanamo; Abdullah Sarhad, mengatakan kepada NBC News bahwa dia sedang menunggu arahan dari eselon atas Taliban sebelum membuat perubahan apa pun pada situs tersebut.

Namun, dia mengatakan: “Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa ada perdamaian dan keamanan di Afghanistan sekarang.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved