Kerusuhan Anti-China di Kepulauan Solomon, 3 Mayat Ditemukan Terbakar di Toko
Sabtu, 27 November 2021 - 19:21 WIB
loading...
Salah satu toko di Honiara, Kepulauan Solomon, dibakar massa saat kerusuhan anti-China pecah selama dua hari lalu. Foto/Stewart K via REUTERS
A
A
A
HONIARA - Polisi Kepulauan Solomon menemukan tiga mayat di sebuah toko yang terbakar selama kerusuhan anti- China di distrik Chinatowan atau Pecinan di Honiara. Kerusuhan yang diwarnai pembakaran dan penjarahan toko-toko warga China ini terjadi setelah pemerintah memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan setelah diduga disuap Beijing.
Polisi telah melakukan lebih dari seratus penangkapan menyusul kerusuhan di ibu kota negara Pasifik Selatan itu dalam beberapa hari terakhir. Kerusuhan ini dimulai sejak Rabu lalu.
Baca juga: Kerusuhan Anti-China di Solomon, 100 Toko Warga China Diamuk
ABC News yang berbasis di Australia, pada Sabtu (27/11/2021) melaporkan tiga mayat hangus ditemukan di sebuah toko di distrik Chinatown pada kemarin malam. Laporan itu mengutip seorang penjaga keamanan di lokasi kejadian.
Banyak pengunjuk rasa berasal dari provinsi terpadat Malaita, di mana ada kebencian terhadap pemerintah dan penentangan terhadap keputusan 2019 untuk mengakhiri hubungan diplomatik dengan Taiwan dan membangun hubungan formal dengan China.
Polisi telah melakukan lebih dari seratus penangkapan menyusul kerusuhan di ibu kota negara Pasifik Selatan itu dalam beberapa hari terakhir. Kerusuhan ini dimulai sejak Rabu lalu.
Baca juga: Kerusuhan Anti-China di Solomon, 100 Toko Warga China Diamuk
ABC News yang berbasis di Australia, pada Sabtu (27/11/2021) melaporkan tiga mayat hangus ditemukan di sebuah toko di distrik Chinatown pada kemarin malam. Laporan itu mengutip seorang penjaga keamanan di lokasi kejadian.
Banyak pengunjuk rasa berasal dari provinsi terpadat Malaita, di mana ada kebencian terhadap pemerintah dan penentangan terhadap keputusan 2019 untuk mengakhiri hubungan diplomatik dengan Taiwan dan membangun hubungan formal dengan China.
Lihat Juga :