Khawatir dengan Aktivitas Rusia, Inggris Kirim Lebih Banyak Tank ke Jerman
Jum'at, 26 November 2021 - 21:42 WIB
loading...
Inggris akan mengirim lebih banyak tank ke Jerman. Foto/Ilustrasi
A
A
A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengumumkan perubahan yang akan datang pada militer negara itu, termasuk rencana pemindahan beberapa tanknya ke Jerman . Ini adalah pertama kalinya dalam satu dekade brigade lapis baja Inggris hadir di Jerman.
Tank tambahan akan berbasis di pangkalan NATO Forward Holding Facility di Sennelager Training Area di Jerman. Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan Inggris tidak berencana menambah jumlah pasukan yang dikerahkan di sana.
Perubahan itu diharapkan memungkinkan penguatan secara cepat sayap timur NATO. Inggris dengan demikian secara efektif akan membatalkan keputusannya pada tahun 2010 untuk memindahkan sebagian brigade lapis bajanya dari Jerman, yang sebagian dibenarkan oleh tidak adanya ancaman segera dari Rusia.
Baca juga: Kapal Perang Bersenjata Rudal AS Menuju Laut Hitam
Sebuah sumber anonim mengatakan kepada The Telegraph bahwa langkah yang diumumkan oleh Ben Wallace didorong oleh kekhawatiran tentang dugaan aktivitas militer Rusia di perbatasan Ukraina. Sumber tersebut mengklaim bahwa London melihat mereka tindakan itu sebagai tindakan "agresif" dan "mengkhawatirkan" seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (26/11/2021).
Tank tambahan akan berbasis di pangkalan NATO Forward Holding Facility di Sennelager Training Area di Jerman. Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan Inggris tidak berencana menambah jumlah pasukan yang dikerahkan di sana.
Perubahan itu diharapkan memungkinkan penguatan secara cepat sayap timur NATO. Inggris dengan demikian secara efektif akan membatalkan keputusannya pada tahun 2010 untuk memindahkan sebagian brigade lapis bajanya dari Jerman, yang sebagian dibenarkan oleh tidak adanya ancaman segera dari Rusia.
Baca juga: Kapal Perang Bersenjata Rudal AS Menuju Laut Hitam
Sebuah sumber anonim mengatakan kepada The Telegraph bahwa langkah yang diumumkan oleh Ben Wallace didorong oleh kekhawatiran tentang dugaan aktivitas militer Rusia di perbatasan Ukraina. Sumber tersebut mengklaim bahwa London melihat mereka tindakan itu sebagai tindakan "agresif" dan "mengkhawatirkan" seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (26/11/2021).
Lihat Juga :