Rezim Kim Jong-un Hukum Mati Pria Korut karena Selundupkan Video Squid Game
Kamis, 25 November 2021 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
“Pemerintah menanggapi kejadian ini dengan sangat serius, dengan mengatakan bahwa pendidikan para siswa terabaikan. Komite Sentral memberhentikan kepala sekolah, sekretaris pemuda, dan wali kelas mereka,” kata sumber itu.
“Mereka juga dikeluarkan dari partai. Sudah pasti mereka akan dikirim untuk bekerja paksa di tambang batu bara atau diasingkan ke pedesaan di negara itu, jadi guru sekolah lain semua khawatir itu bisa terjadi pada mereka juga jika salah satu siswa mereka juga terlibat dalam penyelidikan,” kata sumber tersebut.
Setelah para siswa tertangkap, pihak berwenang mulai menjelajahi pasar untuk perangkat penyimpanan memori dan CD video yang berisi media asing. Demikian disampaikan seorang penduduk provinsi itu kepada RFA.
“Penduduk semua gemetar ketakutan karena mereka akan dihukum tanpa ampun karena membeli atau menjual perangkat penyimpanan memori, sekecil apa pun,” kata sumber kedua, yang meminta anonimitas untuk berbicara dengan bebas.
“Tetapi terlepas dari seberapa ketat tindakan keras pemerintah tampaknya, desas-desus beredar bahwa di antara tujuh siswa yang ditangkap, satu dengan orang tua kaya dapat menghindari hukuman karena mereka menyuap pihak berwenang dengan USD3.000,” kata sumber kedua.
“Warga mengeluh bahwa dunia tidak adil karena jika orang tua memiliki uang dan kekuasaan bahkan anak-anak mereka yang dijatuhi hukuman mati dapat dibebaskan.”
“Mereka juga dikeluarkan dari partai. Sudah pasti mereka akan dikirim untuk bekerja paksa di tambang batu bara atau diasingkan ke pedesaan di negara itu, jadi guru sekolah lain semua khawatir itu bisa terjadi pada mereka juga jika salah satu siswa mereka juga terlibat dalam penyelidikan,” kata sumber tersebut.
Setelah para siswa tertangkap, pihak berwenang mulai menjelajahi pasar untuk perangkat penyimpanan memori dan CD video yang berisi media asing. Demikian disampaikan seorang penduduk provinsi itu kepada RFA.
“Penduduk semua gemetar ketakutan karena mereka akan dihukum tanpa ampun karena membeli atau menjual perangkat penyimpanan memori, sekecil apa pun,” kata sumber kedua, yang meminta anonimitas untuk berbicara dengan bebas.
“Tetapi terlepas dari seberapa ketat tindakan keras pemerintah tampaknya, desas-desus beredar bahwa di antara tujuh siswa yang ditangkap, satu dengan orang tua kaya dapat menghindari hukuman karena mereka menyuap pihak berwenang dengan USD3.000,” kata sumber kedua.
“Warga mengeluh bahwa dunia tidak adil karena jika orang tua memiliki uang dan kekuasaan bahkan anak-anak mereka yang dijatuhi hukuman mati dapat dibebaskan.”
(min)
Lihat Juga :