Viral, Wanita Ini Berlutut Memohon Pria yang Tergila-gila Berhenti Melamarnya

Rabu, 24 November 2021 - 01:56 WIB
loading...
Viral, Wanita Ini Berlutut Memohon Pria yang Tergila-gila Berhenti Melamarnya
Wanita di China berlutut di depan umum, memohon kepada pria yang tergila-gila padanya untuk berhenti melamarnya. Foto/Headtopics
A A A
BEIJING - Seorang wanita frustrasi di China berlutut di depan umum untuk memohon kepada pria yang mengangguminya untuk berhenti melamar dan meninggalkannya. Aksi wanita itu direkam seseorang yang videonya kini viral di media sosial.

Mengutip laman Mothership, Selasa (23/11/2021), wanita dalam video tersebut telah menolak lamaran pria tersebut selama lima tahun terakhir.

Wanita itu juga terlihat melemparkan buket bunga ke arahnya setelah dia menolak untuk mendengarkannya.

Baca juga: PM Bennett: Iran Sudah Kepung Israel dengan Rudal-rudalnya

Belum jelas bagaimana insiden itu berakhir. Video yang viral di media sosial ini menuai berbagai reaksi dari orang-orang yang menontonnya.

Beberapa berkomentar bahwa pria itu harus menghormati keputusannya dan membiarkannya sendiri, sementara ada yang mengatakan wanita itu seharusnya memberinya kesempatan.



Sebuah polling jalanan di Luwang.com di mana banyak gadis muda ditanyai pendapat mereka tentang masalah ini menghasilkan jawaban yang jelas.

“Pria ini telah ditolak oleh seorang wanita selama lima tahun. Kenapa dia masih terjerat dengan cara ini?” tanya satu peserta polling.

“Cinta adalah masalah dua orang. Itu adalah kebebasannya untuk menyukai seseorang, tetapi itu tidak boleh mengganggu kehidupan orang lain," kata peserta polling kedua.

"Dapat dilihat bahwa cinta dan pengakuan bertepuk sebelah tangan, laki-laki sudah mencapai tingkat ketidaksopanan di mata perempuan," jawab peserta polling yang lain.

"Lima tahun kerja keras dan pengeluaran dalam hubungan ini, wanita harus tersentuh dengan apa yang dilakukan pria, tetapi jika tidak pantas, tentu hubungan harus diakhiri," imbuh komentar lainnya.
(min)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1491 seconds (10.177#12.26)