Serangan Koalisi Pimpinan Arab Saudi di Utara Marib Tewaskan 130 Pemberontak Houthi
Rabu, 17 November 2021 - 14:43 WIB
loading...
Serangan koalisi Arab Saudi. FOTO/Reuters
A
A
A
RIYADH - Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan telah berhasil menewaskan lebih dari 130 pemberontak Houthi dalam 24 jam terakhir. Serangan dilancarkan Selasa (16/11/2021) di areal dekat benteng pro-pemerintah di sebelah utara Marib.
Seperti dikutip dari Arab News, Rabu (17/11/2021), Koalisi Arab telah melaporkan jumlah korban tewas yang tinggi dalam serangan hampir setiap hari sejak Oktober. Serangan ini bertujuan untuk memukul mundur serangan milisi di kota Marib.
Baca: Washington Desak Pemberontak Houthi Yaman Bebaskan Staf Lokal Kedutaan AS
"Enam belas kendaraan militer dihancurkan dan lebih dari 130 elemen teroris dihilangkan dalam serangan terbaru,” sebut pernyataan Koalisi Arab. Pernyataan itu juga menyebutkan, serangan dilancarkan di Provinsi Marib dan Al-Bayda.
Houthi memulai dorongan besar untuk merebut kota Marib pada bulan Februari, dan memperbarui serangan mereka pada bulan September. Dilaporkan juga pertempuran di front terpisah, di sepanjang pantai Laut Merah Yaman, setelah Houthi mendorong ke selatan dalam beberapa hari terakhir.
Seperti dikutip dari Arab News, Rabu (17/11/2021), Koalisi Arab telah melaporkan jumlah korban tewas yang tinggi dalam serangan hampir setiap hari sejak Oktober. Serangan ini bertujuan untuk memukul mundur serangan milisi di kota Marib.
Baca: Washington Desak Pemberontak Houthi Yaman Bebaskan Staf Lokal Kedutaan AS
"Enam belas kendaraan militer dihancurkan dan lebih dari 130 elemen teroris dihilangkan dalam serangan terbaru,” sebut pernyataan Koalisi Arab. Pernyataan itu juga menyebutkan, serangan dilancarkan di Provinsi Marib dan Al-Bayda.
Houthi memulai dorongan besar untuk merebut kota Marib pada bulan Februari, dan memperbarui serangan mereka pada bulan September. Dilaporkan juga pertempuran di front terpisah, di sepanjang pantai Laut Merah Yaman, setelah Houthi mendorong ke selatan dalam beberapa hari terakhir.
Lihat Juga :