AS Kirim Kapal Patroli ke Laut Hitam untuk Perkuat AL Ukraina
Minggu, 21 November 2021 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Rusia mengaku memiliki hak untuk memindahkan pasukannya ke mana pun yang diinginkannya, di wilayahnya sendiri dan tidak berencana untuk menyerang siapa pun. Kremlin mengatakan pada bulan September bahwa NATO akan melewati garis merah Rusia jika memperluas infrastruktur militernya di Ukraina. Dan, sejak saat itu Moskow menuduh Ukraina dan NATO berperilaku tidak stabil, termasuk di Laut Hitam.
Kiev kehilangan sebagian besar kekuatan angkatan lautnya di Laut Hitam setelah aneksasi Krimea, ketika Rusia merebut sebagian besar angkatan lautnya. Sejak itu, Ukraina telah mencoba untuk membangun kembali angkatan lautnya dengan bantuan negara-negara NATO.
Baca: Tegang dengan Rusia, Turki Pasok Lebih Banyak Drone Tempur ke Ukraina
Departemen Luar Negeri AS pada musim panas ini menyetujui potensi penjualan ke Ukraina hingga 16 kapal patroli Mark VI dan peralatannya dengan perkiraan nilai USD600 juta. Ukraina, yang berusaha untuk menjadi anggota NATO, menerima kiriman besar amunisi AS pada awal tahun ini dan rudal anti-tank Javelin.
Kondisi itu memicu kritik dari Moskow, yang mengatakan pihaknya memiliki masalah keamanan yang serius tentang prospek Ukraina bergabung dengan NATO suatu hari nanti.
Kiev kehilangan sebagian besar kekuatan angkatan lautnya di Laut Hitam setelah aneksasi Krimea, ketika Rusia merebut sebagian besar angkatan lautnya. Sejak itu, Ukraina telah mencoba untuk membangun kembali angkatan lautnya dengan bantuan negara-negara NATO.
Baca: Tegang dengan Rusia, Turki Pasok Lebih Banyak Drone Tempur ke Ukraina
Departemen Luar Negeri AS pada musim panas ini menyetujui potensi penjualan ke Ukraina hingga 16 kapal patroli Mark VI dan peralatannya dengan perkiraan nilai USD600 juta. Ukraina, yang berusaha untuk menjadi anggota NATO, menerima kiriman besar amunisi AS pada awal tahun ini dan rudal anti-tank Javelin.
Kondisi itu memicu kritik dari Moskow, yang mengatakan pihaknya memiliki masalah keamanan yang serius tentang prospek Ukraina bergabung dengan NATO suatu hari nanti.
(esn)
Lihat Juga :