Kekayaan Miliader AS Justru Melonjak Selama Pandemi Corona

Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:11 WIB
loading...
Kekayaan Miliader AS...
Miliarder yang tetap meraup keuntungan selama pandemi corona antara lain pendiri Amazon Jeff Bezos dan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Foto/Istimewa
A A A
Kekayaan miliarder Amerika Serikat (AS) selama pandemi corona (Covid-19) melanda dunia justru bertambah? Itulah faktanya. Kondisi ini tentu ironis karena dalam situasi saat ini tingkat kesejahteraan sebagian besar masyarakat dunia—termasuk warga AS—merosot, bahkan banyak di antara mereka kehilangan pekerjaan.

Para miliarder yang tetap menikmati keuntungan antara lain pendiri Amazon Jeff Bezos dan CEO Facebook Mark Zuckerberg. Kekayaan mereka melonjak lebih 19% atau setengah triliun dolar sejak pandemi corona melanda. Fakta ini diungkapkan dalam laporan yang dipublikasikan Institute for Policy Studies (IPS), think tank yang dikenal progresif. Berdasar riset mereka, selama 11 pekan sejak 18 Maret ketika isolasi wilayah dimulai di AS, kekayaan orang terkaya di AS mengalami peningkatan USD565 miliar (Rp7.917 triliun). Pada saat bersamaan, 42,6 juta penduduk AS berstatus sebagai pengangguran.

Untuk Bezos, dalam 11 pekan kekayaannya meningkat sekitar USD36,2 miliar (Rp507 triliun). Jumlah total kekayaan Bezos meningkat 19% dari jumlah kekayaannya saat ini—USD3,5 triliun. Adapun kekayaan Zuckerberg bertambah menjadi USD30,1 miliar (Rp421 triliun). (Baca: Uni Afrika Terus Galang Upaya Bersama Lawan Covid-19)

Menurut IPS, kondisi selama tiga bulan pandemi korona terjadi hanya menyakitkan dan menjadi tragedi bagi sebagian besar warga AS, tetapi bukan para miliarder. Tak mengherankan jika jurang kesenjangan antara orang kaya dan miskin di AS yang semakin lebar bisa memicu kerusuhan yang meluas di AS. Ketimpangan kekayaan bisa menyebabkan krisis di suatu negara. “Statistik itu mengingatkan kita bahwa kita masih memiliki kesenjangan rasial dan ekonomi dibandingkan beberapa dekade lalu,” kata peneliti IPS Chuck Chollins, dilansir Reuters.

Bukan hanya Bezos dan Zuckerberg yang bisa tertawa lebar. CEO Tesla, Elon Musk, juga ”ketiban sampur” karena kekayaannya bertambah USD14,1 miliar (Rp197 triliun). Tak ketinggalan, pendiri Google, Sergey Brin, mengalami peningkatan kekayaan mencapai USD13,9 miliar dan koleganya Larry Page mencapai USD12,7 miliar. CEO Microsoft Steve Ballmer juga mendapatkan rezeki melimpah saat pandemi mencapai USD13,3 miliar, sedangkan pendiri Microsoft ”hanya” USD11,8 miliar.

Mantan istri Bezos, MacKenzie Bezos, juga mengalami peningkatan kekayaan USD12,2 miliar. Bahkan, pengusaha Michael Bloomberg yang mundur dari pencalonan calon wakil presiden dari Partai Demokrat itu juga mendapatkan kekayaan tambahan mencapai USD12,1 miliar. Investor brilian, Warren Buffett, juga mampu bangkit dengan menambah pundi-pudi kekayaan mencapai USD7,7 miliar. “Kita tidak pernah melihat hal ini (kenaikan kekayaan miliarder) sebelumnya. Sejak krisis ekonomi 2008 saja, proses pemulihannya tidak selesai bagi seluruh rakyat AS,” ungkap Collins. Biasanya hanya 20% rumah tangga di AS yang bisa pulih dari krisis ekonomi seperti pada 2008 dan Great Recession. (Baca: Debat di Twitter, Israel Meyangkal Yesus Berasal dari Palestina)

IPS menggunakan data Forbes Global Billionaire List, the Bloomberg Billionaire Index, dan Survey of Consumer Finance milik bank sentral AS untuk mengetahui peningkatan kekayaan para miliarder. Penilaian kekayaan itu berdasarkan penilaian berbagai aset, termasuk perusahaan swasta, properti, koleksi barang seni, dan kekayaan lain milik para miliarder. “Kita juga menggunakan data Real-Time Billionaires List milik Forbes yang kerap mengubah jumlah kekayaan para miliarder setiap hari,” kata Omar Ocampo, peneliti IPS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Benarkah Pelayan Cantik...
Benarkah Pelayan Cantik Ini Perwira Elite China yang Memata-matai Elon Musk?
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved