Trump Dikalahkan Biden dalam Polling Pilpres AS 2020

Sabtu, 06 Juni 2020 - 04:53 WIB
loading...
A A A
Para pejabat menggambarkan Trump sedang "semangat tinggi", dan keluar masuk ruangan dengan suasana hati yang baik. Saat dia berdiri untuk meninggalkan pertemuan kedua, dia mengepalkan tinjunya dan menyatakan, "Kami akan menang."

Topik yang paling memakan waktu adalah komentar terbaru Joe Biden, di mana ia menyarankan agar pemilih kulit hitam yang mendukung Trump "jangan berkulit hitam". Namun, Biden menyesali komentarnya tersebut karena bernuanasa rasial.

Pernyataan penyesalan itu membuat Biden mendapat lonjakan dukungan dari para calon pemilih kulit hitam. Lebih dari 10.000 orang dari komunitas kulit hitam memberikan dukungan setelah Biden membuat pernyataan penyesalan.

Sumber yang mengetahui pertemuan besar tim kampanye Trump mengatakan bahwa presiden menyambut berita tentang polling dengan antusias. "Kampanye ini membuat argumen, dan bermaksud untuk mendorongnya ke depan, bahwa Trump sebenarnya memiliki catatan yang bisa dia tunjukkan sementara Biden tidak," kata sumber tersebut merujuk pada data rendahnya tingkat pengangguran pra-pandemi Covid-19 untuk warga kulit hitam Amerika, pendanaan untuk warga kulit hitam ke perguruan tinggi dan universitas dan reformasi peradilan pidana.

"Tidak satu pun dari hal-hal itu terjadi dalam delapan tahun bahwa Biden adalah Wakil Presiden," kata sumber tersebut yang merupakan pejabat di pemerintah Trump.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved