Rusia Kirim Bantuan ke Afghanistan, Moskow: Taliban Jangan Bikin Kesalahan
Jum'at, 19 November 2021 - 04:30 WIB
loading...
Warga Afghanistan sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. FOTO/Reuters
A
A
A
KABUL - Rusia mengirimkan gelombang pertama bantuan kemanusiaan ke Afghanistan pada Kamis (18/11/2021). “Bantuan yang diberikan termasuk 36 ton makanan, obat-obatan dan barang-barang penting,” jelas Duta Besar Rusia untuk Kabul, Dmitry Zhirnov, seperti dikutip dari kantor berita TASS.
Penerbangan khusus yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Rusia akan mengirimkan ke Afghanistan sejumlah besar kargo kemanusiaan yang disiapkan oleh Kementerian Darurat Rusia.
Baca: Rusia Janji Beri Bantuan untuk Afghanistan, Tapi Belum Mau Akui Pemerintahan Taliban
“Batch pertama sebanyak 36 ton akan dikirimkan pada 18 November. Kemudian akan ada dua pengiriman lagi. Secara keseluruhan, lebih dari 100 ton bantuan kemanusiaan akan dipasok," lanjut Zhirnov.
Menurut diplomat itu, Taliban (dilarang di Rusia) meyakinkan bahwa bantuan akan didistribusikan di antara mereka yang membutuhkan. "Ini penting. Pihak berwenang Afghanistan memahami bahwa kesalahan apa pun akan sangat memperumit pekerjaan mereka selanjutnya dengan penyandang dana asing," Zhirnov menunjukkan.
Diplomat itu juga menyatakan bahwa warga Rusia akan dievakuasi dari Afghanistan dalam penerbangan pulang. Seperti yang dicatat Zhirnov, hampir 900 mahasiswa Afghanistan dari universitas Rusia mendaftar untuk penerbangan ekspor untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Baca: Rusia Kesal AS Tinggalkan Senjata di Afghanistan
Penerbangan khusus yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Rusia akan mengirimkan ke Afghanistan sejumlah besar kargo kemanusiaan yang disiapkan oleh Kementerian Darurat Rusia.
Baca: Rusia Janji Beri Bantuan untuk Afghanistan, Tapi Belum Mau Akui Pemerintahan Taliban
“Batch pertama sebanyak 36 ton akan dikirimkan pada 18 November. Kemudian akan ada dua pengiriman lagi. Secara keseluruhan, lebih dari 100 ton bantuan kemanusiaan akan dipasok," lanjut Zhirnov.
Menurut diplomat itu, Taliban (dilarang di Rusia) meyakinkan bahwa bantuan akan didistribusikan di antara mereka yang membutuhkan. "Ini penting. Pihak berwenang Afghanistan memahami bahwa kesalahan apa pun akan sangat memperumit pekerjaan mereka selanjutnya dengan penyandang dana asing," Zhirnov menunjukkan.
Diplomat itu juga menyatakan bahwa warga Rusia akan dievakuasi dari Afghanistan dalam penerbangan pulang. Seperti yang dicatat Zhirnov, hampir 900 mahasiswa Afghanistan dari universitas Rusia mendaftar untuk penerbangan ekspor untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Baca: Rusia Kesal AS Tinggalkan Senjata di Afghanistan
Lihat Juga :