Kelompok Hacker Dukungan Iran Dituduh Targetkan Sektor-sektor Penting di AS

Jum'at, 19 November 2021 - 04:00 WIB
loading...
A A A
“Setelah hubungan dibangun dan tautan jahat dikirim, Iran sangat memaksa untuk mencoba membuat korban mereka mengkliknya,” kata James Elliott, anggota Pusat Intelijen Ancaman Microsoft, seperti dikutip dari Arab News, Rabu (17/11/2021). “Orang-orang ini adalah rasa sakit terbesar di belakang. Setiap dua jam mereka mengirim email," kata Elliott pada konferensi cybersecurity Cyberwarcon.

Baca: Israel Tebar Ancaman, Siap Hadapi Iran di Semua Lini

Awal tahun ini, Facebook mengumumkan telah menemukan peretas Iran menggunakan "persona online palsu yang canggih" untuk membangun kepercayaan dengan target dan membuat mereka mengklik tautan jahat dan sering menyamar sebagai perekrut perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan.

Para peneliti di perusahaan keamanan siber Crowdstrike mengatakan, mereka dan pesaing mulai melihat jenis aktivitas Iran ini tahun lalu. Serangan ransomware Iran, tidak seperti yang disponsori oleh pemerintah Korea Utara, tidak dirancang untuk menghasilkan pendapatan sebanyak untuk spionase, untuk menabur disinformasi.

“Meskipun operasi ini akan menggunakan catatan tebusan dan situs kebocoran khusus yang menuntut cryptocurrency keras, kami benar-benar tidak melihat upaya yang layak untuk menghasilkan mata uang yang sebenarnya,” kata Direktur Analisis Ancaman Global Crowdstrike, Kate Blankenship.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved