Tolak Keputusan Pengadilan Tinggi, Demonstran Thailand Tetap Serukan Reformasi Kerajaan
Minggu, 14 November 2021 - 23:10 WIB
loading...
A
A
A
Sementara keputusan pengadilan tidak menghasilkan hukuman pidana bagi para pemimpin protes, pengamat mengatakan keputusan itu dapat mengecilkan ruang yang sudah sempit bagi para aktivis yang berkampanye untuk reformasi monarki.
Baca: Thailand Izinkan Turis Datang dari 60 Negara, Puluhan Ribu Pelancong Tiba
Menentang larangan pertemuan, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di distrik perbelanjaan utama Bangkok untuk menentang keputusan tersebut, memegang tanda-tanda yang mengatakan mereka tidak menginginkan monarki absolut.
Para pengunjuk rasa melemparkan patung hakim Mahkamah Konstitusi dari sebuah jembatan dan kemudian membakarnya. Sementara sekelompok kecil biksu berjubah kunyit melontarkan penghormatan tiga jari untuk demokrasi.
Menjelang matahari terbenam, mereka mulai berbaris menuju kedutaan Jerman mengacu pada kunjungan raja yang sering di negara Eropa. Polisi sempat bentrok dengan beberapa demonstran. Mereka menembakkan peluru karet yang mengenai setidaknya satu pengunjuk rasa.
Baca: Thailand Izinkan Turis Datang dari 60 Negara, Puluhan Ribu Pelancong Tiba
Menentang larangan pertemuan, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di distrik perbelanjaan utama Bangkok untuk menentang keputusan tersebut, memegang tanda-tanda yang mengatakan mereka tidak menginginkan monarki absolut.
Para pengunjuk rasa melemparkan patung hakim Mahkamah Konstitusi dari sebuah jembatan dan kemudian membakarnya. Sementara sekelompok kecil biksu berjubah kunyit melontarkan penghormatan tiga jari untuk demokrasi.
Menjelang matahari terbenam, mereka mulai berbaris menuju kedutaan Jerman mengacu pada kunjungan raja yang sering di negara Eropa. Polisi sempat bentrok dengan beberapa demonstran. Mereka menembakkan peluru karet yang mengenai setidaknya satu pengunjuk rasa.
Lihat Juga :