Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Jum'at, 12 November 2021 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
Singh kemudian memanggil penyelamat pinguin karena dia khawatir binatang itu tidak masuk ke air, sehingga menjadikannya target potensial bagi hewan pemangsa lain yang berkeliaran di pantai.
"Kami tidak ingin itu berakhir di perut anjing atau kucing," katanya.
Dia akhirnya berhasil menghubungi Thomas Stracke, yang telah merehabilitasi pinguin di Pulau Selatan Selandia Baru selama sekitar 10 tahun.
Stracke terkejut menemukan bahwa pinguin itu adalah pinguin Adelie, spesies yang hidup secara eksklusif di semenanjung Antartika. Stracke, bersama dengan seorang dokter hewan, telah menyelamatkan pinguin pada malam yang sama.
Tes darah yang dilakukan pada Pingu menunjukkan bahwa ia sedikit kurus dan mengalami dehidrasi. Sejak itu telah diberikan cairan dan diberi makan melalui selang makanan.
Baca juga: Curiga Jelmaan Alien, Ilmuwan Temukan Kotoran Penguin seperti Zat Kimia di Venus
Burung itu akhirnya akan dilepaskan ke pantai yang aman di Banks Peninsula, yang bebas dari anjing.
"Kami tidak ingin itu berakhir di perut anjing atau kucing," katanya.
Dia akhirnya berhasil menghubungi Thomas Stracke, yang telah merehabilitasi pinguin di Pulau Selatan Selandia Baru selama sekitar 10 tahun.
Stracke terkejut menemukan bahwa pinguin itu adalah pinguin Adelie, spesies yang hidup secara eksklusif di semenanjung Antartika. Stracke, bersama dengan seorang dokter hewan, telah menyelamatkan pinguin pada malam yang sama.
Tes darah yang dilakukan pada Pingu menunjukkan bahwa ia sedikit kurus dan mengalami dehidrasi. Sejak itu telah diberikan cairan dan diberi makan melalui selang makanan.
Baca juga: Curiga Jelmaan Alien, Ilmuwan Temukan Kotoran Penguin seperti Zat Kimia di Venus
Burung itu akhirnya akan dilepaskan ke pantai yang aman di Banks Peninsula, yang bebas dari anjing.
Lihat Juga :