Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Jum'at, 12 November 2021 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
Penemuan ini yang ketiga dalam sejarah bahwa pinguin Adelie telah ditemukan di pantai Selandia Baru, setelah dua insiden pada tahun 1993 dan 1962.
Kemunculan pinguin Adelie jarang terjadi di Selandia Baru, tetapi jika lebih banyak muncul di masa depan, itu bisa menjadi tanda yang mengkhawatirkan, kata para ahli.
"Saya pikir jika kita mulai mendapatkan kedatangan pinguin Adelie tahunan, kita akan benar-benar pergi, ada sesuatu yang berubah di lautan yang perlu kita pahami," profesor zoologi Universitas Otago Philip Seddon mengatakan kepada situs berita The Guardian.
"Lebih banyak penelitian akan memberi kita lebih banyak pemahaman ke mana pinguin pergi, apa yang mereka lakukan, seperti apa tren populasinya - mereka akan memberi tahu kita sesuatu tentang kesehatan ekosistem laut itu secara umum," pungkasnya.
Baca juga: Setan Tasmania Hancurkan Populasi Penguin di Pulau Maria Australia
Kemunculan pinguin Adelie jarang terjadi di Selandia Baru, tetapi jika lebih banyak muncul di masa depan, itu bisa menjadi tanda yang mengkhawatirkan, kata para ahli.
"Saya pikir jika kita mulai mendapatkan kedatangan pinguin Adelie tahunan, kita akan benar-benar pergi, ada sesuatu yang berubah di lautan yang perlu kita pahami," profesor zoologi Universitas Otago Philip Seddon mengatakan kepada situs berita The Guardian.
"Lebih banyak penelitian akan memberi kita lebih banyak pemahaman ke mana pinguin pergi, apa yang mereka lakukan, seperti apa tren populasinya - mereka akan memberi tahu kita sesuatu tentang kesehatan ekosistem laut itu secara umum," pungkasnya.
Baca juga: Setan Tasmania Hancurkan Populasi Penguin di Pulau Maria Australia
(ian)
Lihat Juga :