Dalam 24 Jam, 1.000 Orang Lebih Meninggal Akibat Covid-19 di AS

Jum'at, 05 Juni 2020 - 13:22 WIB
loading...
Dalam 24 Jam, 1.000...
Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Situs pemantau virus Corona baru Universitas John Hopkins mencatat 1.021 kematian akibat virus Corona baru di Amerika Serikat (AS) dalam waktu 24 jam.

"Ini membuat jumlah total kematian di negara itu menjadi 108.120, dengan lebih dari 1,87 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi," kata universitas yang berbasis di Baltimore itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (5/6/2020).

Sementara itu sekitar 485 ribu orang dinyatakan telah sembut dari virus mematikan tersebut.

AS sejauh ini merupakan negara yang paling parah dilanda pandemi, baik dalam jumlah total kasus maupun jumlah kematian.

Tetapi terkait dengan populasinya, beberapa negara Eropa - termasuk Prancis, Italia dan Spanyol - memiliki angka kematian per kapita yang jauh lebih tinggi daripada AS.

Meski begitu, menurut para peneliti di University of Massachusetts virus ini diperkirakan menyebabkan sekitar 127 ribu kematian di AS pada 27 Juni, yang menggabungkan sembilan model epidemiologi untuk menghasilkan korban akhir.

Bahkan jika pandemi telah menunjukkan tanda-tanda melambat di negara itu sejak memuncak pada pertengahan April, para profesional kesehatan khawatir bahwa aksi protes nasional yang sedang berlangsung terhadap kebrutalan polisi dan rasisme akan memicu gelombang kedua dalam beberapa minggu mendatang.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved