Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai Menggelar Akad Nikah di Birmingham
Rabu, 10 November 2021 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Israel Terancam Diserang dari Lebanon, Suriah, dan Gaza dengan Ribuan Rudal Presisi
Malala berusia 15 tahun ketika dia menjadi sasaran Taliban di Pakistan karena membela hak anak perempuan untuk dididik atau bersekolah.
Dia selamat dari serangan mematikan itu, saat seorang militan Taliban menaiki bus sekolahnya di barat laut lembah Swat dan melepaskan tembakan, melukai dua teman sekolahnya serta Malala.
Setelah pulih dari cederanya yang hampir membunuhnya, dia dan keluarganya pindah ke Birmingham, yang kemudian dia sebut "rumah kedua".
Pada usia 17 tahun, ia menjadi orang termuda yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian. Dia melanjutkan belajar di Universitas Oxford, dan telah menjadi juru kampanye hak asasi manusia terkemuka.
Sejak lulus, Malala telah menyerukan dukungan yang lebih baik untuk para pengungsi Afghanistan, menandatangani kontrak dengan Apple TV+ untuk memproduksi film dokumenter dan muncul di sampul majalah Vogue Inggris.
Dia pun terus melanjutkan pekerjaannya untuk meningkatkan akses anak perempuan ke pendidikan.
Malala berusia 15 tahun ketika dia menjadi sasaran Taliban di Pakistan karena membela hak anak perempuan untuk dididik atau bersekolah.
Dia selamat dari serangan mematikan itu, saat seorang militan Taliban menaiki bus sekolahnya di barat laut lembah Swat dan melepaskan tembakan, melukai dua teman sekolahnya serta Malala.
Setelah pulih dari cederanya yang hampir membunuhnya, dia dan keluarganya pindah ke Birmingham, yang kemudian dia sebut "rumah kedua".
Pada usia 17 tahun, ia menjadi orang termuda yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian. Dia melanjutkan belajar di Universitas Oxford, dan telah menjadi juru kampanye hak asasi manusia terkemuka.
Sejak lulus, Malala telah menyerukan dukungan yang lebih baik untuk para pengungsi Afghanistan, menandatangani kontrak dengan Apple TV+ untuk memproduksi film dokumenter dan muncul di sampul majalah Vogue Inggris.
Dia pun terus melanjutkan pekerjaannya untuk meningkatkan akses anak perempuan ke pendidikan.
Lihat Juga :