Israel Diam-diam Susun Data Digital Foto Warga Palestina, Ada Hadiah Khusus

Selasa, 09 November 2021 - 14:14 WIB
loading...
Israel Diam-diam Susun...
Pasukan Israel menahan seorang pria saat protes di Hebron, 9 September 2021. Foto/REUTERS/Mussa Qawasma
A A A
HEBRON - Militer Israel dilaporkan telah menyusun database pengawasan digital untuk memantau warga Palestina di Hebron, Tepi Barat. Israel menggunakan teknologi pengenalan wajah invasif yang terintegrasi ke dalam jaringan kamera dan telepon para tentara.

“Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bahkan memberi insentif kepada para tentara untuk bersaing satu sama lain dalam mengambil foto penduduk dengan hadiah untuk foto terbanyak yang dikumpulkan oleh setiap unit," ungkap laporan Washington Post.

Tentara dilaporkan ditawari hadiah seperti libur malam jika mereka berhasil mengambil gambar paling banyak.

Baca juga: Timur Tengah Memanas! Arab Saudi, AS, dan Kuwait Gelar Latihan Perang Bersama

Jaringan pengintai tampaknya sebagian didasarkan pada teknologi smartphone yang disebut 'Blue Wolf' yang menangkap foto dan referensi silang wajah untuk menemukan kecocokan di database.

Baca juga: Kisah Sulaiman Ar Rajhi, Miliarder Arab Saudi yang Memilih Hidup Miskin

Aplikasi tersebut kemudian memberi sinyal kepada tentara melalui “lampu traffic” warna-warni yang menunjukkan siapa warga Palestina yang harus ditahan, ditangkap, atau dibiarkan bebas.

Baca juga: Israel Terancam Diserang dari Lebanon, Suriah, dan Gaza dengan Ribuan Rudal Presisi

IDF telah mengakui keberadaan langkah itu dalam brosur online. Laporan tersebut juga menampilkan wawancara dengan mantan tentara yang sebelumnya berbicara dengan Breaking the Silence yakni sekelompok veteran yang menyoroti pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh IDF.

Seorang mantan tentara Israel dilaporkan menggambarkan program tersebut sebagai "Facebook untuk warga Palestina" yang menjadi rahasia IDF.

Veteran tentara lain mengatakan kepada surat kabar itu bahwa jaringan kamera pengenal wajah telah dipasang di berbagai pos pemeriksaan di kota titik nyala.

Sistem itu juga diterapkan pada jaringan kamera CCTV yang lebih luas yang dikenal sebagai 'Kota Cerdas Hebron' yang kadang-kadang bahkan memungkinkan IDF melihat ke dalam rumah warga Palestina.

Jaringan pengintaian tersebut juga tampaknya menggunakan 'White Wolf', aplikasi yang digunakan sukarelawan keamanan di Tepi Barat untuk memberikan informasi identitas tentang warga Palestina sebelum mereka memasuki permukiman Yahudi untuk bekerja.

“Saya tidak akan merasa nyaman jika mereka menggunakannya di mal di (kampung halaman saya), anggap saja seperti itu,” papar seorang tentara yang baru saja dipecat yang bertugas di unit intelijen Israel.

Dia menyebut, “Sistem pengawasan Hebron sebagai pelanggaran total privasi seluruh orang."

Orang-orang khawatir tentang sidik jari, tetapi program ini beberapa kali lebih berbahaya.

Sebagai tanggapan, IDF mengeluarkan pernyataan, “Operasi keamanan rutin adalah bagian dari perang melawan terorisme dan upaya meningkatkan kualitas hidup penduduk Palestina di (Tepi Barat). IDF tidak akan mengomentari kemampuan operasional IDF dalam konteks ini.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
26 Warga Palestina Tewas...
26 Warga Palestina Tewas Saat Jet-jet Tempur Israel Bom Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved