Banjir Bandang Terjang Yaman Selatan, Lima Tewas dan Ratusan Mengungsi
Jum'at, 05 Juni 2020 - 10:22 WIB
loading...
A
A
A
Amen Barezaeg, seorang pejabat pemerintah setempat yang ditugaskan oleh gubernur Hadramout untuk memimpin sebuah komite bantuan, mengatakan kepada Arab News bahwa timnya telah mendokumentasikan perpindahan 450 keluarga dari distrik Mayfa Hajer, menambahkan bahwa banjir merusak jalan, pertanian dan mengisolasi banyak daerah terpencil di provinsi.
“Kami sekarang sedang berupaya membuka kembali jalan untuk mencapai desa-desa yang terisolasi. Kerusakannya sangat besar,” katanya.
Banjir bandang membuat puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal, menghanyutkan ratusan pohon palem dan merusak puluhan rumah di kota Haji, sebelah barat kota Al-Mukalla, Ibu Kota provinsi Hadramout.
Di beberapa daerah Hadramout, warga mengatakan banjir lebih merusak daripada yang disebabkan oleh topan selama lima tahun terakhir.
“Kami belum pernah melihat banjir seperti ini. Hanya banjir pada tahun 1996 yang sekuat ini,” kata Mohammed Bahamel, seorang jurnalis dari desa Boroum Mayfa, sebelah barat Al-Mukalla, kepada Arab News.
Hujan lebat memicu banjir bandang yang mendatangkan malapetaka serupa juga terjadi di Shabwa, Abyan dan Aden. Tetapi, menurut pejabat setempat, tidak ada korban yang dilaporkan.
Seorang pejabat pemerintah di provinsi Shabwa mengatakan kepada Arab News bahwa banjir menghanyutkan pertanian, desa-desa terpencil dan merusak beberapa rumah.
“Kami sekarang sedang berupaya membuka kembali jalan untuk mencapai desa-desa yang terisolasi. Kerusakannya sangat besar,” katanya.
Banjir bandang membuat puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal, menghanyutkan ratusan pohon palem dan merusak puluhan rumah di kota Haji, sebelah barat kota Al-Mukalla, Ibu Kota provinsi Hadramout.
Di beberapa daerah Hadramout, warga mengatakan banjir lebih merusak daripada yang disebabkan oleh topan selama lima tahun terakhir.
“Kami belum pernah melihat banjir seperti ini. Hanya banjir pada tahun 1996 yang sekuat ini,” kata Mohammed Bahamel, seorang jurnalis dari desa Boroum Mayfa, sebelah barat Al-Mukalla, kepada Arab News.
Hujan lebat memicu banjir bandang yang mendatangkan malapetaka serupa juga terjadi di Shabwa, Abyan dan Aden. Tetapi, menurut pejabat setempat, tidak ada korban yang dilaporkan.
Seorang pejabat pemerintah di provinsi Shabwa mengatakan kepada Arab News bahwa banjir menghanyutkan pertanian, desa-desa terpencil dan merusak beberapa rumah.
Lihat Juga :