Penggalangan Dana untuk Keluarga George Floyd Tembus Rp181 M
Jum'at, 05 Juni 2020 - 08:30 WIB
loading...
Peringatan untuk George Floyd yang meninggal saat ditahan polisi di Minneapolis, Minnesota. Foto/The Hill
A
A
A
WASHINGTON - Penggalangan dana untuk keluarga George Floyd melalui situs GoFundMe telah melampaui target yaitu sebesar USD1,5 juta atau Rp21 miliar.
Hingga berita ini diturunkan, Jumat (5/6/2020), dana yang terkumpul telah mencapai lebih dari USD12 juta atau sekitar Rp181 miliar lebih.
Penggalangan dana secara online ini dipelopori oleh saudara George Floyd, Philonise Floyd. Dana ini akan digunakan untuk membayar biaya perjalanan dan hukum serta untuk mendukung dan pendidikan bagi anak-anak Floyd.
"Penggalangan dana ini dilakukan untuk menutup biaya pemakaman dan penguburan, konseling mental dan kesedihan, penginapan dan perjalanan untuk semua proses pengadilan, dan untuk membantu keluarga kami di masa yang akan datang ketika kami terus mencari keadilan untuk George," tulis Philonise Floyd pada Halaman GoFundMe.
"Sebagian dari dana ini juga akan digunakan untuk Perkebunan George Floyd untuk keuntungan dan perawatan anak-anaknya dan dana pendidikan mereka," sambungnya seperti dikutip dari The Hill.
Hingga berita ini diturunkan, Jumat (5/6/2020), dana yang terkumpul telah mencapai lebih dari USD12 juta atau sekitar Rp181 miliar lebih.
Penggalangan dana secara online ini dipelopori oleh saudara George Floyd, Philonise Floyd. Dana ini akan digunakan untuk membayar biaya perjalanan dan hukum serta untuk mendukung dan pendidikan bagi anak-anak Floyd.
"Penggalangan dana ini dilakukan untuk menutup biaya pemakaman dan penguburan, konseling mental dan kesedihan, penginapan dan perjalanan untuk semua proses pengadilan, dan untuk membantu keluarga kami di masa yang akan datang ketika kami terus mencari keadilan untuk George," tulis Philonise Floyd pada Halaman GoFundMe.
"Sebagian dari dana ini juga akan digunakan untuk Perkebunan George Floyd untuk keuntungan dan perawatan anak-anaknya dan dana pendidikan mereka," sambungnya seperti dikutip dari The Hill.
Lihat Juga :