Legislator Taiwan kepada China: Kami Akan Buat Anda Berdarah
Minggu, 07 November 2021 - 18:54 WIB
loading...
Legislator Taiwan mengancam akan membuat China berdarah jika nekat menginvasi negara itu. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TAIPEI - Anggota parlemen Taiwan mengecam Presiden China Xi Jinping yang mengancam akan menyerang negaranya. Anggota Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Nasional Taiwan, Wang Ting-yu mengungkapkan 'filosofi' di balik pertahanan pulau itu jika terjadi perang habis-habisan.
Wang Ting-yu memperingatkan bahwa setiap upaya untuk mencaplok Taiwan dengan kekuatan militer yang brutal akan memakan biaya baik waktu maupun nyawa.
"Tidak pernah cukup untuk Taiwan. Sebuah negara seperti China yang sangat besar dengan modal, uang, dengan sumber daya dan mereka memiliki hubungan yang kuat dengan masyarakat internasional," katanya.
"Untuk Taiwan, kami memiliki 23 juta orang di sini dan kami memiliki peran penting dalam rantai pasokan. Namun, kami tahu kami tidak bisa mendapatkan pengaturan dan perdagangan yang adil dengan dunia, dalam beberapa kesempatan kami bahkan tidak bisa menyebut diri kami Taiwan," ujarnya
Baca juga: Ancam Pendukung Kemerdekaan Pidana Seumur Hidup, China Bikin Taiwan Murka
"Kami mengerti bahwa kami tidak naif, kami perlu bertahan, kemudian berkembang, maka kami dapat melakukan sesuatu yang kami inginkan. Jadi kami selamat, kami memiliki kemampuan ketahanan, jadi kami tahu kami harus membuat China berpikir sebelum mereka bergerak," ia menambahkan.
Wang Ting-yu memperingatkan bahwa setiap upaya untuk mencaplok Taiwan dengan kekuatan militer yang brutal akan memakan biaya baik waktu maupun nyawa.
"Tidak pernah cukup untuk Taiwan. Sebuah negara seperti China yang sangat besar dengan modal, uang, dengan sumber daya dan mereka memiliki hubungan yang kuat dengan masyarakat internasional," katanya.
"Untuk Taiwan, kami memiliki 23 juta orang di sini dan kami memiliki peran penting dalam rantai pasokan. Namun, kami tahu kami tidak bisa mendapatkan pengaturan dan perdagangan yang adil dengan dunia, dalam beberapa kesempatan kami bahkan tidak bisa menyebut diri kami Taiwan," ujarnya
Baca juga: Ancam Pendukung Kemerdekaan Pidana Seumur Hidup, China Bikin Taiwan Murka
"Kami mengerti bahwa kami tidak naif, kami perlu bertahan, kemudian berkembang, maka kami dapat melakukan sesuatu yang kami inginkan. Jadi kami selamat, kami memiliki kemampuan ketahanan, jadi kami tahu kami harus membuat China berpikir sebelum mereka bergerak," ia menambahkan.
Lihat Juga :