Pesawat Mendarat Darurat di Mallorca, 21 Migran Langsung Melarikan Diri
Minggu, 07 November 2021 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Paus Fransiskus: Jangan Kirim Balik Migran ke Negara yang Tidak Aman
Awalnya pesawat itu diduga milik Air Maroc, tetapi pagi ini diidentifikasi sebagai pesawat yang dioperasikan Air Arabic Maroc. Pelarian itu menyebabkan penangguhan semua operasi bandara selama hampir 4 jam. Setidaknya 13 penerbangan yang dijadwalkan mendarat di Palma telah dialihkan, 5 ke Barcelona, 4 ke Ibiza, 2 ke Menorca, satu ke Madrid Barajas dan satu lagi ke Valencia.
Sekitar 40 penerbangan masuk dan keluar, termasuk beberapa penerbangan internasional, terpaksa harus tertunda. Baik Polisi Nasional dan Garda Sipil, dua pasukan polisi nasional Spanyol, terlibat dalam perburuan para pelarian.
Majorca semakin menjadi tujuan utama bagi penyelundup manusia yang membantu migran ilegal mencapai pulau itu dengan perahu dari tempat-tempat seperti Aljazair. Orang Maroko cenderung menyukai rute Canaries dan Selat Gibraltar untuk menyeberangi laut berbahaya dari tanah air mereka.
Awalnya pesawat itu diduga milik Air Maroc, tetapi pagi ini diidentifikasi sebagai pesawat yang dioperasikan Air Arabic Maroc. Pelarian itu menyebabkan penangguhan semua operasi bandara selama hampir 4 jam. Setidaknya 13 penerbangan yang dijadwalkan mendarat di Palma telah dialihkan, 5 ke Barcelona, 4 ke Ibiza, 2 ke Menorca, satu ke Madrid Barajas dan satu lagi ke Valencia.
Sekitar 40 penerbangan masuk dan keluar, termasuk beberapa penerbangan internasional, terpaksa harus tertunda. Baik Polisi Nasional dan Garda Sipil, dua pasukan polisi nasional Spanyol, terlibat dalam perburuan para pelarian.
Majorca semakin menjadi tujuan utama bagi penyelundup manusia yang membantu migran ilegal mencapai pulau itu dengan perahu dari tempat-tempat seperti Aljazair. Orang Maroko cenderung menyukai rute Canaries dan Selat Gibraltar untuk menyeberangi laut berbahaya dari tanah air mereka.
(esn)
Lihat Juga :