Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Tewaskan 115 Pemberontak Houthi dalam 24 Jam

Minggu, 07 November 2021 - 02:00 WIB
loading...
Serangan Udara Koalisi...
Ilustrasi
A A A
RIYADH - Serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Arab Saudi ke wilayah dekat Marib, Yaman , berhasil menewaskan setidaknya 115 pemberontak Houthi. Serangan udara itu dilancarkan ke benteng terakhir pasukan pro-pemerintah di wilayah utara negara itu.

Koalisi pimpinan Arab Saudi, yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, telah melaporkan serangan hampir setiap hari selama tiga pekan terakhir. Serangan-serangan itu mereka klaim telah mengakibatkan sekitar 2.600 kematian di pihak pemberontak Houthi yang didukung Iran.

Baca: Serangan Rudal Houthi Hantam Masjid dan Madrasah di Marib, 29 Cedera

Sementara itu, pertahanan udara Arab Saudi dilaporkan berhasil mencegat sebuah pesawat tak berawak (drone) milik Houthi yang terbang menuju bandara Internasional Abha pada Sabtu (6/11/2021), sebut laporan kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

“Pasukan pertahanan udara menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak bermuatan bahan peledak yang diterbangkan oleh "milisi teroris Houthi" dari Yaman menuju kota Khamis Mushait, di wilayah selatan Arab Saudi,” sebut pernyataan koalisi Saudi.

"Kami menangani sumber ancaman untuk melindungi warga sipil dari serangan musuh," lanjut pernyataan Koalisi Arab dalam sebuah cuitan di Twitter.

Baca: Houthi Klaim Hujani Markas Komando Arab Saudi dengan Rudal Balistik, 35 Luka

Sementara pemberontak Houthi, yang telah berbulan-bulan melancarkan serangan terhadap kubu pemerintah, jarang mengomentari kerugian yang diklaim koalisi pimpinan Saudi. Akibatnya, sulit untuk secara independen memverifikasi jumlah korban.

Pada hari Rabu, Houthi dilaporkan menyerang menara telekomunikasi di Marib dengan rudal balistik. “Serangan itu menyebabkan gangguan layanan komunikasi di banyak daerah,” kata seorang pejabat militer pemerintah.

Perang saudara Yaman dimulai pada tahun 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa. Kondisi ini mendorong pasukan koalisi Arab untuk campur tangan untuk menopang pemerintah pada tahun berikutnya. Puluhan ribu orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Arab Saudi Luncurkan...
Arab Saudi Luncurkan Koalisi Global Mendirikan Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved