Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Tewaskan 115 Pemberontak Houthi dalam 24 Jam
Minggu, 07 November 2021 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menangani sumber ancaman untuk melindungi warga sipil dari serangan musuh," lanjut pernyataan Koalisi Arab dalam sebuah cuitan di Twitter.
Baca: Houthi Klaim Hujani Markas Komando Arab Saudi dengan Rudal Balistik, 35 Luka
Sementara pemberontak Houthi, yang telah berbulan-bulan melancarkan serangan terhadap kubu pemerintah, jarang mengomentari kerugian yang diklaim koalisi pimpinan Saudi. Akibatnya, sulit untuk secara independen memverifikasi jumlah korban.
Pada hari Rabu, Houthi dilaporkan menyerang menara telekomunikasi di Marib dengan rudal balistik. “Serangan itu menyebabkan gangguan layanan komunikasi di banyak daerah,” kata seorang pejabat militer pemerintah.
Perang saudara Yaman dimulai pada tahun 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa. Kondisi ini mendorong pasukan koalisi Arab untuk campur tangan untuk menopang pemerintah pada tahun berikutnya. Puluhan ribu orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Baca: Houthi Klaim Hujani Markas Komando Arab Saudi dengan Rudal Balistik, 35 Luka
Sementara pemberontak Houthi, yang telah berbulan-bulan melancarkan serangan terhadap kubu pemerintah, jarang mengomentari kerugian yang diklaim koalisi pimpinan Saudi. Akibatnya, sulit untuk secara independen memverifikasi jumlah korban.
Pada hari Rabu, Houthi dilaporkan menyerang menara telekomunikasi di Marib dengan rudal balistik. “Serangan itu menyebabkan gangguan layanan komunikasi di banyak daerah,” kata seorang pejabat militer pemerintah.
Perang saudara Yaman dimulai pada tahun 2014 ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa. Kondisi ini mendorong pasukan koalisi Arab untuk campur tangan untuk menopang pemerintah pada tahun berikutnya. Puluhan ribu orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
(esn)
Lihat Juga :