Otoritas China Batasi Penggunaan Bahasa Asli di Kalangan Siswa Sekolah Tibet

Sabtu, 06 November 2021 - 23:55 WIB
loading...
A A A
"Ini adalah upaya untuk menghapus bahasa Tibet. Mata pelajaran seperti matematika dan sains sudah diajarkan dalam bahasa Mandarin di semua Sekolah Dasar. Kecuali untuk kelas formal dalam bahasa Tibet itu sendiri, semua mata pelajaran lainnya secara bertahap akan diajarkan dalam bahasa Mandarin juga,” jelasnya.

Baca: Pertama dalam 30 Tahun, Presiden China Lakukan Kunjungan ke Tibet

Sebelumnya, kelas informal dan lokakarya yang diadakan untuk mengajar bahasa Tibet telah membantu siswa Tibet. Namun kini, semua fasilitas dan kesempatan ini sekarang telah secara resmi dilarang mulai tahun ini.

“Larangan pemerintah terhadap kelas informal bahasa Tibet ini melanggar hak-hak dasar orang Tibet,” kata seorang peneliti bernama Nyiwoe di Pusat Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Tibet yang berbasis di Dharamsala, India.

“Larangan seperti ini pada akhirnya bertujuan untuk memusnahkan (bahasa dan budaya) semua etnis minoritas di negara ini,” kata Nyiwoe.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved