Tak Hanya 99 Jasad, David Fuller Diduga Perkosa Ribuan Mayat Wanita

Sabtu, 06 November 2021 - 06:29 WIB
loading...
Tak Hanya 99 Jasad,...
David Fuller (kiri) dan dua wanita yang dibunuhnya. Foto/styleheavens.com
A A A
LONDON - David Fuller awalnya telah mengakui pembunuhan dua wanita muda pada 1987, juga berhubungan seks dengan 99 mayat wanita di dua rumah sakit di selatan Inggris .

Kini muncul dugaan lebih mengerikan. Si tukang listrik itu diduga telah memperkosa ribuan mayat.

Kejadian ini menciptakan trauma yang paling tak terbayangkan bagi keluarga yang orang yang dicintainya meninggal di rumah sakit.

Baca juga: Bukan 2, Tukang Listrik RS Ini Ternyata Telah Memerkosa 99 Mayat Wanita

Tiga departemen pemerintah Inggris telah menawarkan paket dukungan 1,5 juta poundsterling untuk keluarga mereka yang kerabatnya meninggal di dua rumah sakit tempat pembunuh nekrofilia David Fuller bekerja.

Baca juga: Pesawat Antariksa NASA Rp4,7 Triliun Siap Tabrak Asteroid Demi Selamatkan Bumi

Pada Kamis (4/11/2021), Fuller yang berusia 67 tahun mengaku membunuh Wendy Knell (25) dan Caroline Pierce (20), hampir 35 tahun yang lalu.

Baca juga: Iran Akui Punya 25 Kg Uranium Pengayaan 60%, Barat Makin Khawatir

Terungkap bahwa dia telah mengaku bersalah atas 51 dakwaan lebih lanjut, termasuk penyerangan seksual terhadap lusinan mayat wanita di dua kamar mayat di Kent dan East Sussex.

Surat kabar The Sun mengklaim Fuller bisa saja melecehkan ribuan mayat wanita saat bekerja di Rumah Sakit Kent and Sussex di Tunbridge Wells dan Rumah Sakit Tunbridge Wells di dekatnya antara tahun 1989 dan 2020.

Polisi telah mengidentifikasi 81 orang, termasuk seorang gadis berusia sembilan tahun yang dilecehkan Fuller.

Nevres Kemal mengatakan kepada Sky News bahwa putrinya Azra Kemal (24) adalah salah satu dari mereka yang telah dia perkosa. Gadis itu meninggal pada Juli 2020.

"Dia telah memasuki kamar mayat dan area otopsi ribuan kali. Bukan ratusan, ribuan," ujar ibu Kemal.

Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengatakan, "Sifat memuakkan dari kejahatan yang dilakukan dapat dimengerti akan menyebabkan jijik dan kekhawatiran publik."

Ketika Fuller digerebek di rumahnya awal tahun ini setelah DNA mengidentifikasi dia sebagai pembunuh Wendy Knell, polisi menemukan cakram komputer ditempel di bagian belakang lemari arsip.

Polisi merasa ngeri ketika mereka menemukan cakram berisi lusinan video Fuller yang melakukan penetrasi seksual pada mayat wanita dan bahkan mayat bayi di kamar mayat rumah sakit.

“Fuller menggunakan perannya sebagai tukang listrik di dua rumah sakit ini untuk melakukan tindakan keji ini pada korban yang meninggal,” ungkap Kepala Detektif Inspektur Paul Fotheringham.

“Dia tidak hanya membunuh dan menyerang dua wanita muda yang tidak bersalah pada 1987, yang seharusnya memiliki seluruh hidup mereka di depan mereka, dia kemudian menemukan cara lain melanjutkan pelanggarannya yang mengerikan dengan menyerang dan mencemari banyak korban dan membuat trauma keluarga mereka yang sudah berduka dengan cara yang jelas di luar pemahaman,” papar dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved