Pentagon: China Punya Angkatan Laut Terbesar di Dunia dengan 355 Kapal
Jum'at, 05 November 2021 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
Laporan tersebut, yang diamanatkan oleh Kongres setiap tahun, menggambarkan Angkatan Laut China memiliki ambisi yang semakin besar untuk beroperasi dengan platform yang lebih serbaguna di luar kawasan Indo-Pasifik.
Baca: Asia Tenggara Bisa Bergejolak, AS Harus Jauhi Konfrontasi Fisik dengan China
“Menuju tujuan China untuk membangun 'kekuatan Angkatan Laut yang kuat dan modern', PLAN adalah kekuatan yang semakin modern dan fleksibel, yang berfokus pada penggantian platform generasi sebelumnya yang memiliki kemampuan terbatas demi kombatan multi-peran yang lebih besar dan modern,” lanjut laporan tersebut.
“Pada 2020, PLAN sebagian besar terdiri dari platform multi-peran modern yang menampilkan senjata dan sensor anti-kapal, anti-udara, dan anti-kapal selam canggih. PLAN juga menekankan operasi bersama maritim dan integrasi bersama di dalam PLA. Modernisasi ini sejalan dengan meningkatnya penekanan RRT pada domain maritim dan meningkatnya tuntutan agar PLAN beroperasi pada jarak yang lebih jauh dari Tiongkok,” tambahnya.
Rilis laporan Pentagon pekan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan antara China dan Taiwan. Bulan lalu, China menerbangkan puluhan pesawatnya di wilayah udara internasional dekat Taiwan.
Baca: Asia Tenggara Bisa Bergejolak, AS Harus Jauhi Konfrontasi Fisik dengan China
“Menuju tujuan China untuk membangun 'kekuatan Angkatan Laut yang kuat dan modern', PLAN adalah kekuatan yang semakin modern dan fleksibel, yang berfokus pada penggantian platform generasi sebelumnya yang memiliki kemampuan terbatas demi kombatan multi-peran yang lebih besar dan modern,” lanjut laporan tersebut.
“Pada 2020, PLAN sebagian besar terdiri dari platform multi-peran modern yang menampilkan senjata dan sensor anti-kapal, anti-udara, dan anti-kapal selam canggih. PLAN juga menekankan operasi bersama maritim dan integrasi bersama di dalam PLA. Modernisasi ini sejalan dengan meningkatnya penekanan RRT pada domain maritim dan meningkatnya tuntutan agar PLAN beroperasi pada jarak yang lebih jauh dari Tiongkok,” tambahnya.
Rilis laporan Pentagon pekan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan antara China dan Taiwan. Bulan lalu, China menerbangkan puluhan pesawatnya di wilayah udara internasional dekat Taiwan.
(esn)
Lihat Juga :