Pentagon Rilis Data Senjata Nuklir China, Beijing Menyebutnya Penuh Prasangka

Kamis, 04 November 2021 - 17:13 WIB
loading...
A A A
Pernyataan itu muncul setelah Pentagon pada Rabu merilis laporan tahunannya tentang perkembangan militer dan keamanan. Departemen Pertahanan AS secara khusus berpendapat China telah memperluas persenjataan nuklirnya jauh lebih cepat daripada yang diantisipasi.

Laporan tersebut menegaskan, “China berinvestasi dalam, dan memperluas jumlah platform pengiriman nuklir berbasis darat, laut, dan udara serta membangun infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung ekspansi besar kekuatan nuklirnya. Beijing juga sedang membangun triad nuklir.”

Menurut laporan itu, laju ekspansi nuklir China yang terus meningkat memungkinkan Beijing memiliki hingga 700 hulu ledak nuklir yang dapat dikirim pada 2027 dan 1.000 hulu ledak pada 2030, 2,5 kali lebih banyak dari yang diperkirakan tahun lalu.

Saat ini, China hanya memiliki koleksi kecil antara 200-350 hulu ledak nuklir yang cukup untuk mencegah serangan.

Beijing telah menerapkan kebijakan penggunaan pertama untuk lebih memperjelas bahwa senjata tersebut murni defensif.

Adapun laporan Pentagon, secara terpisah mencatat Angkatan Udara China (PLAAF) memperkenalkan versi baru dari pesawat pembom Xi'an H-6, H-6N pada Oktober 2019.

“Kehadiran pesawat pembom baru itu menyediakan platform untuk komponen udara sebagai triad nuklir Republik Rakyat China (RRC) yang baru lahir," ungkap laporan Pentagon.

Mengomentari laporan tersebut, seorang pejabat pertahanan AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan, “Dugaan perluasan persenjataan nuklir China sangat mengkhawatirkan kami (Pentagon)."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved