111 Hari Mogok Makan, Tahanan Palestina Menanti Ajal di Penjara Israel
Rabu, 03 November 2021 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
al-Fasfous ditangkap pada 15 Oktober 2020. Dia telah ditangkap dan ditahan beberapa kali sebelumnya. Dia sudah menikah, dan ayah dari satu anak. Selain al-Fasfous, masih ada lima tahanan Palestina lainnya saat ini melakukan mogok makan tanpa akhir. Mereka adalah Miqdad Al-Qawasmi (100 hari), Alaa al-Araj (83 hari), Hisyam Abu Hawash (74 hari), Shadi Abu Eker (66 hari), dan Ayyad al-Harimi (37 hari).
Selain enam tahanan tersebut, sekelompok tahanan yang lebih besar telah mempertahankan mogok makan mereka sendiri selama 20 hari, sebagai bentuk solidaritas dengan para tahanan yang memprotes penahanan administratif.
Baca: Mogok Makan, Navalny Mengaku Diancam Akan Dicekoki Oleh Sipir
“Penahanan administratif” adalah praktik penahanan tanpa dakwaan atau persidangan yang dilakukan Israel, berdasarkan berkas-berkas yang tidak dapat diakses oleh tahanan maupun pengacara mereka. Menurut protokol militer, perintah penahanan administratif dapat dikeluarkan selama maksimal 6 bulan, meskipun perintah tersebut dapat diperbarui dalam jumlah yang tidak terbatas.
Israel saat ini menahan sekitar 4.850 tahanan Palestina, termasuk 225 anak-anak dan 41 wanita, ditambah 550 tahanan administratif. Organisasi Arab untuk Hak Asasi Manusia di Inggris menyerukan peluncuran kampanye solidaritas dengan tahanan Palestina yang mogok makan.
Selain enam tahanan tersebut, sekelompok tahanan yang lebih besar telah mempertahankan mogok makan mereka sendiri selama 20 hari, sebagai bentuk solidaritas dengan para tahanan yang memprotes penahanan administratif.
Baca: Mogok Makan, Navalny Mengaku Diancam Akan Dicekoki Oleh Sipir
“Penahanan administratif” adalah praktik penahanan tanpa dakwaan atau persidangan yang dilakukan Israel, berdasarkan berkas-berkas yang tidak dapat diakses oleh tahanan maupun pengacara mereka. Menurut protokol militer, perintah penahanan administratif dapat dikeluarkan selama maksimal 6 bulan, meskipun perintah tersebut dapat diperbarui dalam jumlah yang tidak terbatas.
Israel saat ini menahan sekitar 4.850 tahanan Palestina, termasuk 225 anak-anak dan 41 wanita, ditambah 550 tahanan administratif. Organisasi Arab untuk Hak Asasi Manusia di Inggris menyerukan peluncuran kampanye solidaritas dengan tahanan Palestina yang mogok makan.
(esn)
Lihat Juga :