Produsen Senjata AS Cemas, Ribuan Karyawan Tak Bisa Kerja karena Ogah Divaksin

Rabu, 03 November 2021 - 16:00 WIB
loading...
A A A
“Bahkan, beberapa tukang las atau insinyur yang meninggalkan pekerjaan mereka pada program yang sangat rahasia dapat mendatangkan malapetaka pada keamanan nasional kita,” kata William Greenwalt, mantan Wakil Menteri untuk Kebijakan Industri di pemerintahan George W. Bush. "Mungkin diperlukan satu dekade atau lebih untuk melatih seseorang yang baru," lanjutnya.

Baca: Polisi San Francisco Ancam Pensiun Dini Jika Dipaksa Jalani Vaksinasi Covid-19

Di galangan kapal Bath Iron Works di Maine, yang dimiliki oleh General Dynamics, hingga 1.000 pekerja, atau 30 persen dari angkatan kerja, kemungkinan akan keluar dari pekerjaan mereka karena menolak kewajiban untuk divaksin. Para pejabat di Machinists Union Local S6 memperkirakan, 6 kapal perusak kelas Arleigh Burke, tulang punggung armada permukaan Angkatan Laut AS, sedang dalam berbagai tahap konstruksi di galangan.

Beberapa karyawan Bell, yang tengah membangun helikopter generasi berikutnya untuk Angkatan Darat AS, telah memprotes kewajiban vaksinasi Covid-19 di depan markas perusahaan. Demonstrasi juga bermunculan di pabrik General Dynamics di Lima, Ohio. Pabrik ini membuat tank Abrams, dan di Ingalls Shipbuilding di Pascagoula, Miss., yang dimiliki oleh pembuat kapal terbesar di negara itu, Huntington Ingalls Industries.

Dalam pernyataan video yang blak-blakan kepada tenaga kerjanya pada hari Senin, Presiden Newport News Shipbuilding, Jennifer Boykin memperingatkan, "Saya tidak ingin Anda berharap bahwa kami akan membalikkan kebijakan ini atau memperpanjang tenggat waktu. Kami tidak bisa."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Berita Terkini
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Infografis
Ribuan Senjata yang...
Ribuan Senjata yang Disita dari Iran Akan Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved