6 Helikopter Serbu dan Jet Tempur Rusia Terlihat di Pangkalan Suriah Utara

Selasa, 02 November 2021 - 20:35 WIB
loading...
6 Helikopter Serbu dan...
Citra satelit menunjukkan helikopter dan jet tempur Rusia berada di pangkalan udara di kota Qamishli, Suriah. Foto/twitter
A A A
DAMASKUS - Military Observer menerbitkan foto satelit yang diduga menunjukkan sejumlah helikopter dan jet tempur Rusia berada di pangkalan udara di kota Qamishli, Suriah timur laut, pada Senin (1/11/2021).

Jet tersebut diyakini sebagai pesawat tempur Su-34 atau Su-35. Military Observer merupakan saluran Telegram yang melacak operasi militer global.

Sebelumnya, Military Observer menerbitkan foto-foto helikopter tempur Mi-8AMTSh dan Ka-52 Alligator, serta pesawat tempur Su-35S dan pembom tempur Su-34 yang beroperasi di daerah tersebut.

Baca juga: Jet Tempur Terbaru Rusia Checkmate akan Menghebohkan Dubai Airshow Bulan Ini

Militer Rusia belum mengkonfirmasi informasi terbaru tentang operasinya di Suriah.

Baca juga: Rusia Ingin Pasok China dengan Sistem Rudal Canggih S-500

Pekan lalu, Wakil Tetap Rusia untuk PBB Dmitry Polyansky memperingatkan ada bahaya eskalasi dalam konflik Suriah.

Baca juga: Orang Yahudi Terakhir di Afghanistan Minta Rp143 Miliar untuk Pindah ke Israel

“Terlepas dari stabilisasi umum situasi militer-politik di Suriah, risiko eskalasi ketegangan masih tinggi, terutama di wilayah yang tidak dikendalikan pemerintah, di Idlib, di tepi timur Sungai Eufrat dan di al-Tanf,” papar Polyansky.

Diplomat itu menegaskan kembali posisi Rusia dalam mempromosikan “dialog intra-Suriah yang diarahkan untuk memulihkan persatuan, integritas teritorial, kedaulatan, dan kemerdekaan Suriah.”

Turki dilaporkan telah memusatkan pasukan di sepanjang perbatasan Suriah-Turki. Sumber mengatakan kepada media Suriah pekan lalu bahwa Ankara merencanakan operasi untuk menguasai dua pertiga wilayah perbatasan kedua negara.

Pada Sabtu, Damaskus mengecam keputusan Parlemen Turki memperpanjang operasi "kontraterorisme" lintas batas di Suriah selama dua tahun.

Pernyataan diplomat itu muncul di tengah laporan yang mengkhawatirkan tentang situasi di perbatasan Suriah-Turki.

Pekan lalu, sumber mengatakan kepada Kantor Berita Arab Suriah bahwa Ankara telah mengerahkan "ratusan" tentara di daerah-daerah yang mereka kuasai.

Juga pekan lalu, Bloomberg melaporkan, mengutip sumber bahwa Turki merencanakan serangan di negara itu untuk membersihkan dua pertiga dari perbatasan dengan Suriah dari milisi Kurdi.

Turki disebut berencana merebut wilayah selatan kota Kobani untuk disatukan dalam kendali Turki di sebelah barat dan timur Sungai Efrat.

Kamis lalu, sumber oposisi Suriah mengatakan kepada Sputnik bahwa militer Turki berencana melakukan dua operasi di Suriah dan formasi bersenjata yang bersekutu dengan Ankara “telah “disiagakan penuh.”

Sumber itu mengatakan operasi itu akan menargetkan daerah barat laut Idlib dan timur laut Suriah dalam operasi melawan Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi.

Sumber itu memperingatkan operasi dapat dimulai kapan saja tetapi kemungkinan besar "setelah pertemuan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden AS Joe Biden." Pertemuan itu berlangsung Minggu di sela-sela KTT G20 di Roma.

Turki melakukan tiga operasi militer di Suriah utara antara 2016-2019, menginvasi negara itu dengan dalih menargetkan teroris Negara Islam (ISIS) dan militan Kurdi.

Dalam beberapa pekan terakhir, Erdogan memperingatkan Turki dapat meluncurkan kampanye militer baru, mengutip peningkatan serangan Kurdi terhadap pasukan Turki.

Selasa lalu, Parlemen Turki meratifikasi mosi untuk memperpanjang otorisasi meluncurkan operasi “anti-teroris” lintas batas di Suriah dan Irak utara hingga 2023.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menuduh Rusia dan Amerika Serikat gagal memenuhi tanggung jawab mereka terhadap Turki di Suriah.

Cavosoglu menuduh AS memasok senjata ke "teroris" Kurdi dan memperingatkan Ankara akan "melakukan segala yang diperlukan untuk membersihkan daerah ini dari teroris demi keselamatan kita."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved