Rusia Marah Armada Keenam AS Berlayar ke Laut Hitam untuk Latihan Perang NATO
Senin, 01 November 2021 - 15:55 WIB
loading...
Kapal perang USS Mount Whitney menjadi andalan Armada Keenam AS. Foto/wikiwand
A
A
A
MOSKOW - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melaporkan Armada Keenam AS bersama pasukan serbu dan pendukung Angkatan Laut NATO memulai operasi di Mediterania dan Laut Hitam.
Pasukan Eropa-Afrka Angkatan Laut AS (Armada Keenam) mengumumkan pada Senin (1/11/2021) bahwa kapal perang andalannya USS Mount Whitney menuju ke Laut Hitam untuk melakukan operasi dengan sekutu dan mitra NATO.
"#USSMountWhitney (LCC 20) andalan Armada Keenam, bersama staf SIXTHFLT (Armada Keenam) dan staf @STRIKFORNATO (Pasukan Penyerang dan Pendukung Angkatan Laut NATO), memulai transit ke utara ke #BlackSea untuk beroperasi dengan sekutu & mitra @NATO kami di wilayah!" ungkap Armada Keenam di Twitter.
Baca juga: Terungkap, Tentara dan Mata-mata yang Dilatih AS Gabung ISIS untuk Lawan Taliban
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada Minggu bahwa dengan mengirimkan kapal militer ke perairan Laut Hitam, Amerika Serikat tidak menambah stabilitas di kawasan tetapi mencoba mendorong negara-negara pesisir menuju kebijakan konfrontatif.
Baca juga: Bahaya, Partai Likud Dukung Penuh Serangan ke Iran jika Tak Tercapai Kesepakatan Nuklir
Pada Sabtu, pusat kendali pertahanan Rusia mengatakan Armada Laut Hitam sedang memantau USS Porter, kapal perusak berpeluru kendali yang memasuki Laut Hitam.
Baca juga: Israel Ingin Kalahkan Iran, Tiru Langkah Reagan terhadap Soviet
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan sebelumnya aliansi tersebut telah meningkatkan kehadirannya di Laut Hitam karena kepentingan strategisnya.
Kehadiran militer asing di Laut Hitam dianggap sebagai ancaman keamanan bagi Rusia. Moskow terus memantau pergerakan pasukan asing di kawasan tersebut.
Pasukan Eropa-Afrka Angkatan Laut AS (Armada Keenam) mengumumkan pada Senin (1/11/2021) bahwa kapal perang andalannya USS Mount Whitney menuju ke Laut Hitam untuk melakukan operasi dengan sekutu dan mitra NATO.
"#USSMountWhitney (LCC 20) andalan Armada Keenam, bersama staf SIXTHFLT (Armada Keenam) dan staf @STRIKFORNATO (Pasukan Penyerang dan Pendukung Angkatan Laut NATO), memulai transit ke utara ke #BlackSea untuk beroperasi dengan sekutu & mitra @NATO kami di wilayah!" ungkap Armada Keenam di Twitter.
Baca juga: Terungkap, Tentara dan Mata-mata yang Dilatih AS Gabung ISIS untuk Lawan Taliban
Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada Minggu bahwa dengan mengirimkan kapal militer ke perairan Laut Hitam, Amerika Serikat tidak menambah stabilitas di kawasan tetapi mencoba mendorong negara-negara pesisir menuju kebijakan konfrontatif.
Baca juga: Bahaya, Partai Likud Dukung Penuh Serangan ke Iran jika Tak Tercapai Kesepakatan Nuklir
Pada Sabtu, pusat kendali pertahanan Rusia mengatakan Armada Laut Hitam sedang memantau USS Porter, kapal perusak berpeluru kendali yang memasuki Laut Hitam.
Baca juga: Israel Ingin Kalahkan Iran, Tiru Langkah Reagan terhadap Soviet
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan sebelumnya aliansi tersebut telah meningkatkan kehadirannya di Laut Hitam karena kepentingan strategisnya.
Kehadiran militer asing di Laut Hitam dianggap sebagai ancaman keamanan bagi Rusia. Moskow terus memantau pergerakan pasukan asing di kawasan tersebut.
(sya)
Lihat Juga :