Kunjungi Thailand Selatan, Dubes RI Bahas Kerja Sama Pendidikan hingga Pertahanan

Senin, 01 November 2021 - 15:15 WIB
loading...
Kunjungi Thailand Selatan,...
Dubes RI untuk Thailand Rachmat Budiman mengunjungi sejumlah provinsi di Thailand Selatan. Foto/kbri bangkok
A A A
BANGKOK - Kedekatan geografis serta sosial budaya antara Indonesia dan Thailand Selatan merupakan modalitas untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Thailand, khususnya di Provinsi Songkhla, Satun, Pattani, Yala dan Narathiwat.

Indonesia terbuka dan siap melakukan berbagai kerja sama di bidang ekonomi, sosial budaya dan pendidikan dengan berbagai stakeholders di Thailand Selatan.

Pernyataan itu disampaikan Duta Besar (Dubes) RI untuk Kerajaan Thailand Rachmat Budiman, saat courtesy call dengan Gubernur Songkhla, Gubernur Satun, Gubernur Pattani, Gubernur Yala, serta Wakil Gubernur Narathiwat dalam rangkaian kunjungan kerja tanggal 25-28 Oktober 2021.

Baca juga: Terungkap, Tentara dan Mata-mata yang Dilatih AS Gabung ISIS untuk Lawan Taliban

Ditekankan lebih lanjut oleh Dubes Rachmat Budiman bahwa modalitas kedekatan geografis dan kemiripan budaya harus dimanfaatkan secara maksimal dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat kedua negara.

Baca juga: Taliban: Jika Kami Terus Tidak Diakui, Akan Berdampak bagi Dunia

Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, Duta Besar menitipkan WNI yang ada di lima provinsi tersebut kepada masing-masing Gubernur, termasuk kemudahan akses untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca juga: Bahaya, Partai Likud Dukung Penuh Serangan ke Iran jika Tak Tercapai Kesepakatan Nuklir

Pendidikan juga menjadi bidang kerja sama yang digarisbawahi dalam kunjungan perdana Duta Besar Rachmat Budiman ke wilayah Thailand Selatan.

Tercatat 265 WNI yang tinggal di lima provinsi tersebut, didominasi mahasiswa. Sementara, terdapat 1.400 mahasiswa asal Thailand Selatan yang menimba ilmu di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

Dubes Rachmat Budiman menekankan, “Kerja sama pendidikan dapat menjadi jembatan dalam peningkatan hubungan bilateral, utamanya untuk meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia dan Thailand yang akan menjadi pemimpin di masa depan.”

Pernyataan ini disampaikan ketika bertemu mahasiswa Indonesia di Prince Songkhla University Pattani dan alumni Persatuan Alumni Indonesia-Thai.

Secara khusus, Duta Besar RI juga bertemu Commander of 4th Army Region/Director for Internal Security Operation Command 4 (ISOC), Letjen Kriangkai Srirak, untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai situasi keamanan di Thailand Selatan dan berdiskusi mengenai peluang kerja sama pertahanan.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI sampaikan posisi Indonesia yang hormati integritas wilayah dan kedaulatan Thailand dalam penanganan situasi di Thailand Selatan dan kesiapan Indonesia berbagi pengalaman jika diminta.

Duta Besar Rachmat Budiman juga merujuk pada kunjungan Panglima Angkatan Darat Thailand, Jenderal Apirat Kongsompong ke Indonesia tahun 2020, yang menyampaikan keinginannya belajar penyelesaian konflik seperti di Aceh.

Menanggapi hal ini, Letjen Kriangkai menegaskan kembali keinginan dan kesiapan Thailand untuk belajar proses resolusi konflik dari Indonesia guna menegakkan perdamaian di Thailand Selatan.

Rangkaian kunjungan ini mendapatkan tanggapan positif dari pemangku kepentingan di Thailand Selatan. Rangkaian kunjungan ditutup dengan meninjau Attarkiah Islamiah Institute di Narathiwat, salah satu institusi pendidikan terdepan di Thailand Selatan.

Sebagai mitra KBRI Bangkok dan KRI Songkhla, Attarkiah Islamiah Institute selama ini aktif mempromosikan Bahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari serta memiliki Indonesia Corner yang menampilkan informasi dan benda seni-budaya Indonesia.

Kunjungan ke Attarkiah menegaskan kembali komitmen kerja sama kedua pihak, yang antara lain telah dikukuhkan melalui sejumlah Memorandum of Understanding (MoU), salah satunya dengan Universitas Negeri Malang, yang menyepakati pertukaran mahasiswa dan pengajar dari Indonesia ke Thailand.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved