Citra Satelit Tangkap Pergerakan Pasukan Rusia Dekat Perbatasan Ukraina
Minggu, 31 Oktober 2021 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
“Saya pikir Anda harus mundur dan melihat tahun terakhir ini secara holistik, dan jika Anda melakukannya, Anda akan tahu bahwa nada dan pesan Rusia di Ukraina telah berubah secara dramatis,” katanya.
Para pejabat di AS dan Eropa mulai memperhatikan pergerakan tersebut terutama dalam beberapa pekan terakhir, setelah Rusia menyelesaikan latihan militer bersama besar-besaran dengan Belarusia yang dikenal sebagai Zapad 2021 di sisi baratnya pada pertengahan September lalu.
Para pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk membahas masalah ini secara terbuka, mengatakan gerakan pasukan telah menyalakan kembali kekhawatiran yang muncul pada bulan April lalu. Ketika itu penumpukan pasukan terbesar oleh Rusia di dekat perbatasan Ukraina dalam beberapa tahun menuai kecaman internasional.
Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Oleksiy Danilov, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa setelah berakhirnya latihan Zapad 2021, Rusia meninggalkan peralatan militer serta pusat kontrol dan komunikasinya di lokasi pelatihan di sepanjang perbatasan Ukraina.
Danilov memperkirakan bahwa jumlah pasukan Rusia yang dikerahkan di sekitar perbatasan Ukraina mencapai 80.000 hingga 90.000, tidak termasuk puluhan ribu yang ditempatkan di Crimea.
Baca juga: Manuver Besar-besaran, Rusia Ramai-ramai Tembakkan Rudal S-300, Buk-M3 dan Tor-M2
Sebelumnya Kedutaan Besar AS di Kiev pada hari Jumat memperingatkan bahwa Rusia telah berulang kali mengerahkan artileri howitzer dan drone terhadap pasukan Ukraina yang secara langsung melanggar perjanjian gencatan senjata Juli 2020.
Para pejabat di AS dan Eropa mulai memperhatikan pergerakan tersebut terutama dalam beberapa pekan terakhir, setelah Rusia menyelesaikan latihan militer bersama besar-besaran dengan Belarusia yang dikenal sebagai Zapad 2021 di sisi baratnya pada pertengahan September lalu.
Para pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk membahas masalah ini secara terbuka, mengatakan gerakan pasukan telah menyalakan kembali kekhawatiran yang muncul pada bulan April lalu. Ketika itu penumpukan pasukan terbesar oleh Rusia di dekat perbatasan Ukraina dalam beberapa tahun menuai kecaman internasional.
Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Oleksiy Danilov, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa setelah berakhirnya latihan Zapad 2021, Rusia meninggalkan peralatan militer serta pusat kontrol dan komunikasinya di lokasi pelatihan di sepanjang perbatasan Ukraina.
Danilov memperkirakan bahwa jumlah pasukan Rusia yang dikerahkan di sekitar perbatasan Ukraina mencapai 80.000 hingga 90.000, tidak termasuk puluhan ribu yang ditempatkan di Crimea.
Baca juga: Manuver Besar-besaran, Rusia Ramai-ramai Tembakkan Rudal S-300, Buk-M3 dan Tor-M2
Sebelumnya Kedutaan Besar AS di Kiev pada hari Jumat memperingatkan bahwa Rusia telah berulang kali mengerahkan artileri howitzer dan drone terhadap pasukan Ukraina yang secara langsung melanggar perjanjian gencatan senjata Juli 2020.
Lihat Juga :