Mayoritas Warga Amerika Anggap China Ancaman Terbesar AS
Kamis, 04 Juni 2020 - 14:42 WIB
loading...
Mayoritas warga AS menganggap China sebagai ancaman terbesar AS. Foto/MSN
A
A
A
WASHINGTON - Warga Amerika berpendapat bahwa pandemi virus Corona akan mengubah keseimbangan kekuatan global. Mayoritas dari mereka percaya bahwa China menjadi ancaman terbesar bagi AS daripada dua tahun lalu. Penilaian itu menurut analisis oleh Pew Research Center.
Dalam serangkaian jajak pendapat, bagian lintas populasi AS ditanyai tentang apa yang mereka pikirkan tentang tatanan dunia setelah pandemi. Ketika ditanya apakah mereka menganggap kekuatan dan pengaruh China merupakan ancaman bagi AS, 62% responden menjawab ya. Ini adalah peningkatan yang cukup besar dari angka 2018 yang mencapai 48%.
Dengan China menghadapi kritik dari pemerintahan Presiden Donald Trump tentang bagaimana menangani virus Corona baru, tepat setengah (50%) warga Amerika mengatakan mereka percaya bahwa reputasi China dan pengaruh global akan terkena dampak buruk oleh pandemi.
Afiliasi partai membentuk pandangan orang-orang terhadap China, dengan Demokrat (23%) lebih dari dua kali lipat kemungkinannya dari Partai Republik (10%) yang percaya bahwa kekuatan China akan meningkat karena pandemi.
Sementara itu, sebagian besar dari mereka yang mendukung Partai Republik (63%) percaya bahwa pengaruh Beijing akan berkurang karena pandemi, dibandingkan dengan 40% pendukung Partai Demokrat.
Sekitar sepertiga (31%) orang Amerika mengatakan bahwa pengaruh China setelah wabah akan tetap sama dibandingkan sebelumnya, dan hampir seperlima (17%) berpikir bahwa itu akan meningkat.
Namun, ada penurunan pendapat warga Amerika tentang kekuatan militer China relatif terhadap kekuatan militer besar lainnya. Enam persen responden sekarang menganggap China sebagai kekuatan militer top dunia, turun dari 12% pada 2016, meskipun hampir sepertiga (30%) percaya China adalah kekuatan ekonomi terkemuka.
Dalam serangkaian jajak pendapat, bagian lintas populasi AS ditanyai tentang apa yang mereka pikirkan tentang tatanan dunia setelah pandemi. Ketika ditanya apakah mereka menganggap kekuatan dan pengaruh China merupakan ancaman bagi AS, 62% responden menjawab ya. Ini adalah peningkatan yang cukup besar dari angka 2018 yang mencapai 48%.
Dengan China menghadapi kritik dari pemerintahan Presiden Donald Trump tentang bagaimana menangani virus Corona baru, tepat setengah (50%) warga Amerika mengatakan mereka percaya bahwa reputasi China dan pengaruh global akan terkena dampak buruk oleh pandemi.
Afiliasi partai membentuk pandangan orang-orang terhadap China, dengan Demokrat (23%) lebih dari dua kali lipat kemungkinannya dari Partai Republik (10%) yang percaya bahwa kekuatan China akan meningkat karena pandemi.
Sementara itu, sebagian besar dari mereka yang mendukung Partai Republik (63%) percaya bahwa pengaruh Beijing akan berkurang karena pandemi, dibandingkan dengan 40% pendukung Partai Demokrat.
Sekitar sepertiga (31%) orang Amerika mengatakan bahwa pengaruh China setelah wabah akan tetap sama dibandingkan sebelumnya, dan hampir seperlima (17%) berpikir bahwa itu akan meningkat.
Namun, ada penurunan pendapat warga Amerika tentang kekuatan militer China relatif terhadap kekuatan militer besar lainnya. Enam persen responden sekarang menganggap China sebagai kekuatan militer top dunia, turun dari 12% pada 2016, meskipun hampir sepertiga (30%) percaya China adalah kekuatan ekonomi terkemuka.
Lihat Juga :